3 Hari di Paris: Itinerary Sempurna untuk Pemula
Itinerary Paris 3 hari yang realistis yang mencakup Menara Eiffel, Louvre, Montmartre, dan pesiar Sungai Seine—tanpa membuat Anda kelelahan. Termasuk tempat menginap, cara berkeliling, dan tiket mana yang harus dipesan sebelumnya.
"Merencanakan perjalanan ke Paris? April adalah saat cuaca terbaik dimulai — sempurna untuk jalan-jalan panjang dan menjelajah tanpa keramaian. Ini adalah tempat yang ideal untuk liburan romantis."
Kami membangun panduan ini menggunakan data iklim terkini, tren harga hotel, dan perjalanan kami sendiri, sehingga Anda dapat memilih bulan yang tepat tanpa menebak.
Di Halaman Ini
Sekilas Itinerary Paris 3 Hari
Peta itinerari
Untuk Siapa Itinerary Paris 3 Hari Ini
Itinerary ini dibuat untuk pengunjung pertama kali yang ingin melihat tempat-tempat klasik—Menara Eiffel, Louvre, Montmartre—sambil tetap memiliki waktu untuk bersantai di kafe, menikmati wine, dan berjalan-jalan santai.
Bersiaplah untuk berjalan 15–20k langkah per hari dengan perpaduan pemandangan yang wajib dikunjungi dan lingkungan lokal. Jika Anda bepergian dengan anak-anak atau tidak suka bangun pagi, silakan mulai setiap hari 1–2 jam lebih lambat dan lewati satu perhentian.
Menara Eiffel, Pesiar Sungai Seine & Arc de Triomphe
Mulailah dengan ikon-ikon besar dan kenali suasana di sepanjang Sungai Seine.
Pagi
Menara Eiffel (Puncak atau Lantai 2)
Tidak peduli berapa kali Anda melihatnya di foto, pemandangan dari menara dan teknik bangunannya dari dekat tetap mengesankan.
Cara Melakukannya:
- • Pesan tiket resmi di situs web Menara Eiffel 60 hari sebelumnya. Pilih slot pagi antara pukul 09.00–10.30.
- • Jika tiket ke puncak sudah habis terjual, pesan tiket lantai 2 atau tur prioritas berpemandu—tiket ini sering kali tersedia di menit-menit terakhir.
- • Naiklah lift ke atas tetapi turunlah lewat tangga dari lantai 2 untuk pemandangan yang lebih baik dan antrean yang lebih sedikit.
Tips
- → Waspadalah terhadap penjual gelang dan penipuan petisi di sekitar dasar menara.
- → Jika Anda takut ketinggian, tetaplah di lantai 2—pemandangannya bisa dibilang lebih bagus daripada dari puncak.
Lewati puncak dan beli tiket tangga lantai 2 (Rp 293.795 / €15) — antrean lebih pendek dan bisa dibilang pemandangannya lebih bagus.
Pesan tur berpemandu akses prioritas dengan sampanye di puncak untuk pengalaman VIP.
Titik Pandang Trocadéro
Pemandangan sudut lebar terbaik dari Menara Eiffel, sangat bagus untuk foto.
Cara Melakukannya:
- • Berjalanlah menyeberangi Pont d'Iéna menuju Trocadéro dan naiklah tangga untuk pemandangan dari ketinggian.
- • Jika Anda penyuka fotografi, kembalilah saat matahari terbit di pagi hari untuk mendapatkan foto yang hampir tanpa orang.
Tips
- → Jangan beli suvenir di sini—ada pilihan yang lebih murah dan lebih bagus di jalan-jalan samping nanti.
- → Berhati-hatilah dengan tas Anda saat berhenti untuk berfoto.
Sore
- • Café de l'Homme — Teras dengan pemandangan Menara Eiffel yang tak tertandingi — pesanlah terlebih dahulu.
- • Toko roti di Rue de Passy — Belilah sandwich baguette dan makanlah di sepanjang sungai Seine.
Jalan-jalan di Tepi Sungai Seine
Berjalan kaki di sepanjang sungai Seine memungkinkan Anda melihat sebagian besar pusat kota Paris dengan ritme yang santai.
Cara Melakukannya:
- • Nikmati makan siang sederhana di dekat Trocadéro, lalu ikuti aliran sungai ke arah timur menuju Pont de l'Alma dan seterusnya.
- • Jika Anda lelah, ganti kegiatan jalan kaki dengan bersantai di kafe sambil mengamati orang-orang yang lewat.
Tips
- → Tetaplah berada di jalur pejalan kaki tepi sungai bagian bawah jika memungkinkan—suasananya lebih tenang dan pemandangannya lebih indah.
- → Di musim panas, bawalah botol minum isi ulang; air mancur tersebar di sepanjang sungai.
Arc de Triomphe & Champs-Élysées
Boulevard klasik Paris ditambah pemandangan dari atap Arc de Triomphe.
Cara Melakukannya:
- • Naik metro ke Charles de Gaulle–Étoile dan keluar tepat di bawah Arc; jangan pernah menyeberangi lalu lintas bundaran dengan berjalan kaki.
- • Naiklah ke puncak Arc untuk menikmati pemandangan luas ke arah 12 jalan raya, termasuk garis lurus menuju Louvre.
Tips
- → Pesan tiket tanpa antre atau berkunjunglah di awal malam untuk menghindari rombongan tur.
- → Champs-Élysées sendiri lebih tentang suasananya daripada tokonya—belanja yang lebih baik ada di Le Marais dan Saint-Germain.
Lewati bagian atap dan kagumi Arc dari Champs-Élysées secara gratis — jalan raya itu sendiri adalah pengalamannya.
Padukan dengan sesi minum sampanye saat matahari terbenam di teras Publicis Drugstore di dekatnya.
Malam
- • Les Cocottes — Bistro modern milik Christian Constant di dekat Menara Eiffel — tempat makan santai dengan hidangan klasik Prancis.
- • Jalan pasar Rue Cler — Keju, anggur, dan baguette untuk piknik mandiri di Champ de Mars.
Pesiar Sungai Seine
Saksikan berbagai ikon kota dengan mudah—Notre-Dame, Louvre, Orsay—saat semuanya mulai menyala di malam hari.
Cara Melakukannya:
- • Pesan pesiar saat matahari terbenam atau malam hari yang berangkat dari dekat Menara Eiffel atau Pont Neuf.
- • Datanglah 20–30 menit lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk yang strategis di dek terbuka.
Tips
- → Kenakan pakaian hangat; angin di dek bisa terasa kencang bahkan di musim panas sekalipun.
- → Lewati paket makan malam di kapal yang terlalu komersial kecuali jika Anda memang menginginkan pengalaman tersebut.
Berjalanlah di dermaga bawah Seine sebagai gantinya — gratis, pemandangannya sama indahnya, dan Anda bisa menentukan kecepatan sendiri.
Pesan pelayaran makan malam dengan Bateaux-Mouches untuk pengalaman yang lebih romantis (menu mulai dari sekitar Rp 1.786.590 / €90).
Louvre, Tuileries, Orangerie & Saint-Germain
Hari yang penuh dengan seni, diseimbangkan dengan taman-taman dan kafe-kafe di Tepi Kiri (Left Bank).
Pagi
Museum Louvre
Rumah bagi Mona Lisa, Venus de Milo, dan Winged Victory—ditambah ribuan mahakarya lainnya yang kurang dikenal.
Cara Melakukannya:
- • Masuklah melalui Carrousel du Louvre atau Porte des Lions untuk menghindari antrean terpanjang di piramida saat dibuka.
- • Ikuti rute sorotan utama selama 2–3 jam: Mona Lisa → Renaisans Italia → Barang Antik Mesir → Patung Yunani.
- • Pertimbangkan untuk mengikuti tur berpemandu kelompok kecil jika Anda ingin mendapatkan penjelasan mendalam tanpa harus merencanakan rute sendiri.
Tips
- → Tutup pada hari Selasa—tukar dengan hari lain jika diperlukan.
- → Bawa jaket tipis; AC museum bisa terasa dingin setelah Anda berjalan kaki.
Berkunjunglah pada Jumat malam pertama (gratis untuk semua setelah pukul 18.00, kecuali Juli/Agustus) atau jelajahi halaman luar secara gratis.
Pesan tur berpemandu pribadi dengan akses tanpa antre untuk pendalaman setingkat kurator.
Sore
- • Café Marly — Teras bergaya di bawah arkade Louvre — tempat yang bagus untuk mengamati orang-orang yang lewat.
- • Aki Boulangerie (Rue Sainte-Anne) — Pastri Jepang-Prancis yang luar biasa, 10 menit berjalan kaki dari Louvre.
Taman Tuileries & Musée de l'Orangerie
Taman klasik Paris ditambah panorama Water Lilies karya Monet di museum yang intim.
Cara Melakukannya:
- • Berjalanlah melewati Tuileries sambil piknik atau menikmati es krim, lalu pergilah ke Orangerie untuk melihat Water Lilies karya Monet.
- • Habiskan 45–60 menit di Orangerie, lalu seberangi Pont Royal menuju Saint-Germain.
Tips
- → Orangerie tutup pada hari Selasa (sama seperti Louvre)—jika Hari ke-2 Anda jatuh pada hari Selasa, atur ulang jadwal atau pindahkan Orangerie ke blok fleksibel Hari ke-3 Anda.
- → Pesan tiket dengan slot waktu untuk Orangerie saat musim liburan ramai guna menghindari antrean.
- → Tuileries sangat cocok untuk kopi sore atau istirahat di bangku taman.
Malam
- • Le Petit Cler — Bistro lingkungan yang autentik — pesan slot pukul 19.30.
- • Pujasera Marché Saint-Germain — Berbagai kedai dengan crêpe, falafel, dan makanan Asia di bawah satu atap.
Saint-Germain-des-Prés
Kafe-kafe bersejarah, bistro, dan suasana malam yang sempurna.
Cara Melakukannya:
- • Berjalan-santailah di Boulevard Saint-Germain, intip Café de Flore dan Les Deux Magots untuk merasakan suasananya.
- • Pesan tempat untuk makan malam di bistro jauh-jauh hari (slot pukul 7:30–8 malam) dan akhiri dengan berjalan santai di sepanjang sungai Seine.
Tips
- → Hindari restoran dengan calo yang agresif atau menu multibahasa yang dipajang di luar.
- → Untuk tempat-tempat yang lebih lokal, carilah satu atau dua jalan di luar bulevar utama.
Montmartre, Sacré-Cœur & Kanal Saint-Martin
Nuansa desa, pemandangan panorama, dan malam yang lebih bernuansa lokal.
Pagi
Basilika Sacré-Cœur & Jalanan Montmartre
Pemandangan kota yang panoramik ditambah jalan-jalan kecil yang curam yang masih terasa seperti desa kuno.
Cara Melakukannya:
- • Datanglah sebelum pukul 9 pagi untuk menikmati anak tangga sebelum ramai pengunjung.
- • Setelah menikmati pemandangan, berjalan-jalanlah ke belakang basilika menuju Place du Tertre dan Rue des Saules untuk menemukan jalanan yang lebih tenang.
Tips
- → Waspadai penjual gelang di kaki tangga—katakan tidak dengan tegas dan teruslah berjalan.
- → Jika Anda tidak suka tanjakan, naiklah menggunakan funikular dan berjalanlah saat turun.
Sore
- • Le Consulat — Kafe sudut khas Montmartre — ramai turis namun pesonanya tak terbantahkan.
- • Hardware Société — Brunch gaya Australia dengan kopi yang luar biasa, tersembunyi di jalan Montmartre yang tenang.
Pilih Petualanganmu Sendiri
Sedikit waktu luang dalam jadwal agar perjalanan Anda tidak terasa terburu-buru.
Cara Melakukannya:
- • Kembali ke lingkungan yang Anda sukai dan jelajahi jalan-jalan kecilnya.
- • Atau kunjungi museum kedua: Musée d'Orsay (Impresionis) atau Rodin Museum (patung dan taman).
Tips
- → Periksa hari libur sebelum memesan: Musée d'Orsay tutup pada hari Senin. Catatan: Centre Pompidou ditutup untuk renovasi besar hingga tahun 2030.
- → Jika cuacanya bagus, prioritaskan kafe luar ruangan dan taman daripada museum dalam ruangan lainnya.
Malam
- • Chez Prune — Teras tepi kanal yang ikonik — anggur, hidangan sederhana, dan tempat utama untuk melihat orang berlalu-lalang.
- • Pink Mamma — Restoran Italia empat lantai di dekatnya — reservasi tersedia secara daring tetapi ada beberapa ruang untuk tamu tanpa reservasi; bersiaplah untuk mengantre pada waktu sibuk.
Piknik atau Minum-minum di Canal Saint-Martin
Area trendi yang sebagian besar dihuni warga lokal dengan bar, toko anggur, dan orang-orang yang bersantai di sepanjang tepian air.
Cara Melakukannya:
- • Belilah perlengkapan piknik atau sebotol anggur dari toko terdekat.
- • Bergabunglah dengan warga lokal di sepanjang dermaga pada malam yang hangat, atau cari tempat duduk di bar jika cuaca lebih dingin.
Tips
- → Simpan barang berharga Anda dengan aman setelah gelap; area ini umumnya aman tetapi bisa sangat ramai.
- → Area ini memberikan nuansa yang sangat berbeda dari pusat wisata—nikmatilah suasananya.
Kedatangan & Keberangkatan: Penerbangan dan Transfer Bandara
Terbanglah ke Charles de Gaulle (CDG) atau Orly (ORY). Untuk rencana perjalanan ini, usahakan tiba sebelum waktu makan siang pada Hari ke-1 dan berangkat pada pagi hari di Hari ke-4.
Dari CDG, naiklah RER B ke pusat kota Paris (Rp 277.914 / €14). Dari Orly, naiklah Metro jalur 14 langsung ke pusat kota Paris (Rp 277.914 / €14). Bus bandara dan transfer pribadi juga tersedia — transfer pribadi sangat layak dipertimbangkan jika Anda tiba larut malam atau membawa banyak bagasi.
Tempat Menginap selama 3 Hari di Paris
Untuk perjalanan pertama, menginaplah di arrondissement pusat (1–7) untuk meminimalkan waktu perjalanan: Saint-Germain, Latin Quarter, Le Marais, dan sebagian area ke-1/ke-2 adalah basis yang ideal.
Jika anggaran Anda lebih terbatas, carilah di area ke-10/ke-11 atau ke-9 (South Pigalle). Anda hanya perlu naik metro sebentar dari sebagian besar tempat dalam rencana perjalanan ini, namun dengan biaya per malam yang lebih murah.
Hindari area pinggiran kota atau hotel murah dengan ulasan buruk—menghemat Rp 397.020 / €20/malam tidak sebanding dengan rasa tidak aman atau menghabiskan waktu ekstra satu jam setiap hari di perjalanan.
Apakah Paris Museum Pass Layak untuk 3 Hari?
Paris Museum Pass seharga Rp 1.687.335 / €85 untuk 2 hari, Rp 2.084.355 / €105 untuk 4 hari, atau Rp 2.481.375 / €125 untuk 6 hari dan memberikan akses bebas antrean ke 50+ museum dan monumen termasuk Louvre, Orangerie, Arc de Triomphe, Versailles, dan Musée d'Orsay.
Untuk rencana perjalanan 3 hari ini, pass 2 hari sulit dibenarkan dari segi biaya saja. Atraksi yang tercakup dalam Museum Pass dalam rencana ini adalah Louvre (Rp 436.722–Rp 635.232 / €22–€32), Orangerie (Rp 248.138 / €13), dan Arc de Triomphe (Rp 317.616–Rp 436.722 / €16–€22) — totalnya sekitar Rp 992.550–Rp 1.330.017 / €50–€67 tergantung musim dan status kependudukan, dibandingkan dengan harga pass Rp 1.687.335 / €85. Anda perlu menambahkan setidaknya satu museum berbayar lagi (misalnya Orsay, Rodin) untuk mencapai titik impas.
Nilai sebenarnya adalah akses bebas antrean. Jika Anda berkunjung di musim ramai (Juni–September), pass ini dapat menghemat waktu antrean Anda selama 30–60 menit di Louvre saja. Di musim sepi, tiket individu biasanya lebih ekonomis untuk perjalanan 3 hari.
Bukan penghemat biaya yang jelas untuk rencana 3 hari ini kecuali Anda menambah museum ekstra. Manfaat bebas antrean sangat berharga di musim panas. Belilah tiket individu di musim sepi.
Pesan Tur & Aktivitas di Paris
Pengalaman terbaik, perjalanan sehari, dan tiket bebas antrean untuk rencana perjalanan Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah 3 hari cukup di Paris?
Bisakah saya menukar urutan hari dalam rencana perjalanan ini?
Bisakah saya memasukkan Versailles ke dalam 3 hari?
Apakah rencana perjalanan ini cocok untuk anak-anak atau pelancong lansia?
Apakah saya perlu memesan semuanya terlebih dahulu?
Bagaimana jika hujan selama perjalanan saya?
Tiket transportasi apa yang sebaiknya saya beli untuk 3 hari?
Berapa anggaran yang harus saya siapkan untuk 3 hari di Paris (tidak termasuk tiket pesawat dan hotel)?
Berapa hari di Paris?
Ragu apakah 3 hari sudah pas? Berikut cakupan tiap durasi perjalanan.
- Hari 1: Menara Eiffel, Pesiar Sungai Seine & Arc de Triomphe
- Hari 2: Louvre, Tuileries, Orangerie & Saint-Germain
- Hari 3: Montmartre, Sacré-Cœur & Kanal Saint-Martin
- Hari 1: Le Marais, Pesiar Sungai Seine & Melihat Ikon Kota untuk Pertama Kalinya
- Hari 2: Menara Eiffel, Arc de Triomphe & Champs-Élysées
- Hari 3: Louvre, Tuileries, Orangerie & Saint-Germain
- Hari 4: Montmartre, Sacré-Cœur & Kanal Saint-Martin
- Hari 5: Wisata Sehari ke Versailles & Malam di Latin Quarter
- Hari 1: Le Marais, Île de la Cité & Pesiar Malam Sungai Seine
- Hari 2: Menara Eiffel, Trocadéro & Champs-Élysées
- Hari 3: Louvre, Tuileries & Musée d'Orsay
- Hari 4: Montmartre, Sacré-Cœur & Opsi Kabaret
- Hari 5: Wisata Harian ke Versailles
- Hari 6: Canal Saint-Martin, Belleville & Père Lachaise
- Hari 7: Kawasan Latin, Taman Luxembourg & Katakombe
Mengapa Anda dapat mempercayai panduan ini
35+ negara • 8 tahun menganalisis data perjalanan
Pengembang independen dan analis data perjalanan yang berbasis di Praha. Telah mengunjungi 35+ negara di seluruh Eropa dan Asia, 8+ tahun menganalisis rute penerbangan, harga akomodasi, dan pola cuaca musiman.
- Badan pariwisata resmi dan panduan pengunjung
- Data aktivitas GetYourGuide dan Viator
- Data harga Booking.com dan Numbeo
- Ulasan dan peringkat Google Maps
Metodologi: Panduan ini menggabungkan data iklim historis, pola pariwisata saat ini, dan anggaran perjalanan nyata untuk memberikan rekomendasi akurat dan dapat ditindaklanjuti untuk Paris.
Diperbarui: 20 Februari 2026
Siap memesan perjalanan Anda ke Paris?
Gunakan mitra tepercaya kami untuk menemukan penawaran terbaik.
Lebih banyak panduan Paris
Cuaca
Rata-rata iklim historis untuk membantu Anda memilih waktu terbaik untuk berkunjung.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Tips cuaca dan musim bulanan
Hal-hal yang dapat dilakukan
Atraksi utama dan tempat tersembunyi yang menarik
Tempat Menginap
Lingkungan terbaik dan rekomendasi hotel
Biaya & Anggaran
Biaya harian, tips hemat uang, dan rincian anggaran
Panduan Perjalanan Lengkap
Ringkasan lengkap destinasi