5 Hari di Paris: Itinerary Lengkap untuk Pemula
Itinerary Paris 5 hari yang realistis, mencakup Menara Eiffel, Louvre, Montmartre, Versailles, dan lingkungan terbaik di kota ini—tanpa harus terburu-buru dari satu tempat ke tempat lain. Dibuat untuk pengunjung pertama yang menginginkan ikon-ikon besar, kehidupan lokal, dan waktu untuk sekadar berkeliling.
"Merencanakan perjalanan ke Paris? April adalah saat cuaca terbaik dimulai — sempurna untuk jalan-jalan panjang dan menjelajah tanpa keramaian. Ini adalah tempat yang ideal untuk liburan romantis."
Kami membangun panduan ini menggunakan data iklim terkini, tren harga hotel, dan perjalanan kami sendiri, sehingga Anda dapat memilih bulan yang tepat tanpa menebak.
Di Halaman Ini
Sekilas Itinerary Paris 5 Hari
Peta itinerari
Untuk Siapa Itinerary Paris 5 Hari Ini
Itinerary ini dirancang untuk pengunjung pertama atau pelancong yang datang kembali yang ingin melihat pemandangan utama—Menara Eiffel, Louvre, Montmartre, Versailles—ditambah lingkungan seperti Le Marais, Saint-Germain, dan Canal Saint-Martin, tanpa mengubah perjalanan menjadi perlombaan daftar centang.
Bersiaplah untuk berjalan 15–20 ribu langkah per hari, dengan waktu santai yang terjadwal untuk mampir ke kafe dan menelusuri jalan-jalan kecil. Jika Anda bepergian dengan anak-anak atau lebih suka ritme yang lebih lambat, Anda dapat dengan mudah melewatkan satu museum kecil atau menukar kunjungan ke lingkungan malam dengan istirahat lebih awal.
Le Marais, Île de la Cité & Pesiar Malam Sungai Seine
Mulailah petualangan di Paris dengan hari yang santai dengan berjalan kaki di Le Marais, pulau Notre-Dame, dan pesiar saat matahari terbenam di sungai Seine.
Pagi
Place des Vosges & Jalanan Le Marais
Place des Vosges adalah salah satu alun-alun tercantik di Paris, dan jalanan sempit di Le Marais akan memberi Anda perasaan "Saya benar-benar di Paris" dalam hitungan menit.
Cara Melakukannya:
- • Mulailah di Place des Vosges dan berkelilinglah di bawah arkade sebelum masuk ke jalan-jalan samping seperti Rue des Francs-Bourgeois dan Rue Vieille du Temple.
- • Lihat-lihatlah beberapa butik dan kafe, tapi jangan belanja berlebihan dulu—ini adalah hari orientasi Anda.
- • Jika Anda menyukai museum, Anda bisa mampir ke Musée Carnavalet (sejarah Paris, sering kali gratis) selama satu jam.
Tips
- → Nikmatilah kopi dan pastri di kafe sudut jalan daripada di kedai waralaba—Le Marais penuh dengan tempat-tempat independen.
- → Catatlah restoran-restoran yang terlihat menarik untuk malam lain; tempat-tempat tersebut cepat penuh di akhir pekan.
Sore
- • L'As du Fallafel — Falafel legendaris di Rue des Rosiers — bersiaplah untuk antrean pendek namun pelayanannya cepat.
- • Breizh Café — Crêpe gandum hitam (buckwheat) dan cider yang luar biasa di jantung Le Marais.
Eksterior Île de la Cité & Notre-Dame
Anda akan melihat tempat Paris abad pertengahan bermula dan mendapatkan pemandangan klasik Notre-Dame, meskipun restorasi masih berlanjut.
Cara Melakukannya:
- • Berjalanlah dari Le Marais menyeberangi sungai Seine menuju Île de la Cité.
- • Kelilingi area Notre-Dame untuk pemandangan sungai dan spot foto di sepanjang dermaga.
- • Berjalanlah ke Square du Vert-Galant di ujung pulau untuk perspektif yang lebih tenang di atas air.
Tips
- → Interior Notre-Dame telah dibuka kembali pada akhir 2024. Masuknya gratis dan reservasi online gratis bersifat opsional (membantu mengurangi waktu tunggu). Waspadalah terhadap situs pihak ketiga yang menjual tiket berbayar palsu. Sediakan waktu ekstra untuk antrean keamanan.
- → Hindari kios suvenir yang paling agresif tepat di depan katedral—pilihan yang lebih baik ada beberapa jalan jauhnya.
Malam
- • Les Cocottes — Bistro modern milik Christian Constant di dekat Menara Eiffel — tempat makan santai dengan hidangan klasik Prancis.
- • Jalan pasar Rue Cler — Keju, anggur, dan baguette untuk piknik di Champ de Mars.
Pelayaran Sungai Seine Malam Hari
Anda akan meluncur melewati Louvre, Musée d'Orsay, Menara Eiffel, dan banyak lagi, tanpa usaha dan dengan pemandangan maksimal.
Cara Melakukannya:
- • Pilih pelayaran saat matahari terbenam atau malam hari yang berangkat dari dekat Menara Eiffel atau Île de la Cité.
- • Datanglah 20–30 menit lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk di dek atas yang terbuka.
- • Bawa jaket ringan meskipun di musim panas; udara di sungai menjadi cukup berangin.
Tips
- → Lewati pelayaran makan malam yang paling turistik jika Anda lebih mementingkan pemandangan daripada makanan—pilihlah pelayaran wisata biasa dan makanlah di tempat lain.
- → Jika hujan, pertimbangkan kapal tertutup dengan jendela besar alih-alih kapal tongkang atap terbuka.
Berjalanlah di dermaga bawah Seine sebagai gantinya — gratis, pemandangannya sama indahnya, dan Anda bisa menentukan kecepatan sendiri.
Pesan pelayaran makan malam dengan Bateaux-Mouches untuk pengalaman yang lebih romantis (menu mulai dari sekitar Rp 1.786.590 / €90).
Menara Eiffel, Trocadéro & Champs-Élysées
Nikmati hari Anda di Menara Eiffel dengan maksimal, lalu berjalanlah menyusuri Champs-Élysées hingga ke Arc de Triomphe.
Pagi
Kunjungan ke Menara Eiffel
Tetap menjadi pemandangan klasik Paris—terutama saat Anda menggabungkan puncak dengan lantai 2 dan pemandangan taman setelahnya.
Cara Melakukannya:
- • Pesan tiket resmi 60 hari sebelumnya untuk slot waktu pilihan Anda.
- • Jika tiket puncak habis, tiket lantai 2 atau tur grup kecil tetap layak untuk dicoba.
- • Saat turun, berjalanlah melewati Champ de Mars untuk mengambil foto ala kartu pos ke arah menara.
Tips
- → Waspadai pencopet dan penjual gelang di sekitar dasar menara.
- → Jika Anda takut ketinggian, tetaplah di lantai 2—pemandangannya luar biasa dan platformnya terasa lebih luas.
Lewati puncak dan beli tiket tangga lantai 2 (Rp 293.795 / €15) — antrean lebih pendek dan bisa dibilang pemandangannya lebih bagus.
Pesan tur berpemandu akses prioritas dengan sampanye di puncak.
Sore
- • Café de l'Homme — Teras dengan pemandangan Menara Eiffel yang tak tertandingi — pesanlah terlebih dahulu.
- • Toko roti di Rue de Passy — Beli sandwich baguette dan nikmati di sepanjang esplanade Trocadéro.
Titik Pandang Trocadéro & Arc de Triomphe
Dari Trocadéro Anda mendapatkan pemandangan Eiffel sudut lebar, dan dari atap Arc Anda melihat kota yang tertata dalam garis-garis Haussmann yang sempurna.
Cara Melakukannya:
- • Berjalanlah melewati Pont d'Iéna ke arah Trocadéro dan naiki anak tangga untuk mendapatkan foto Menara Eiffel sudut lebar Anda.
- • Naik metro atau berjalan menyusuri Champs-Élysées menuju Arc de Triomphe.
- • Naiklah ke puncak Arc untuk menikmati pemandangan 360° saat golden hour.
Tips
- → Gunakan lorong bawah tanah untuk mencapai Arc—jangan pernah menyeberangi bundaran lalu lintas secara langsung.
- → Atur waktu kunjungan Anda ke Arc pada sore hari menjelang malam untuk mendapatkan pencahayaan terbaik dan menghindari kerumunan grup tur.
Nikmati Trocadéro dan Champs-Élysées dengan berjalan kaki tanpa harus naik ke Arc — bulevar itu sendiri adalah sebuah pengalaman yang berkesan.
Padukan dengan momen minum sampanye saat matahari terbenam di teras Publicis Drugstore dekat Arc.
Malam
Makan Malam di Bistro
Menikmati hidangan bistro (steak-frites, duck confit, crème brûlée) adalah separuh dari pengalaman di Paris.
Cara Melakukannya:
- • Hindari restoran di bagian tersibuk Champs-Élysées—berjalanlah beberapa blok dari jalan utama.
- • Pesan tempat untuk pukul 19.30–20.00; pukul 21.00 ke atas biasanya lebih bising dan ramai.
Tips
- → Carilah menu yang ditulis tangan dan di mana orang-orang di sekitar Anda kebanyakan berbicara bahasa Prancis—itu biasanya pertanda bagus.
- → Jika Anda kelelahan, pilihlah makan malam yang lebih sederhana di brasserie dan segera beristirahat; besok adalah hari kunjungan ke museum.
Louvre, Tuileries, Orangerie & Saint-Germain
Hari yang penuh dengan seni, diseimbangkan dengan taman dan waktu bersantai di kafe di Tepi Kiri (Left Bank).
Pagi
Museum Louvre
Dari Mona Lisa hingga Mesir kuno, Louvre adalah sejarah seni Eropa di bawah satu atap.
Cara Melakukannya:
- • Pesan tiket dengan slot waktu sebelumnya; datanglah 30–45 menit lebih awal.
- • Masuklah melalui Carrousel du Louvre atau Porte des Lions saat dibuka untuk menghindari antrean piramida yang paling panjang.
- • Ikuti rute sorotan utama (Mona Lisa → Renaisans Italia → Barang Antik Mesir → Patung Yunani/Romawi).
Tips
- → Tutup pada hari Selasa—tukar hari ini dengan hari lain jika diperlukan.
- → Kenakan sepatu yang nyaman; jarak di dalam lebih jauh daripada yang terlihat di peta.
Berkunjunglah pada Jumat malam pertama (gratis untuk semua setelah pukul 18.00, kecuali Juli/Agustus) atau jelajahi halaman luar secara gratis.
Pesan tur berpemandu pribadi dengan akses tanpa antre untuk pendalaman setingkat kurator.
Sore
- • Café Marly — Teras bergaya di bawah arkade Louvre — tempat yang bagus untuk mengamati orang-orang yang lewat.
- • Aki Boulangerie (Rue Sainte-Anne) — Pastri Jepang-Prancis yang luar biasa, 10 menit berjalan kaki dari Louvre.
Jardin des Tuileries & Musée de l'Orangerie
Tuileries menyuguhkan tanaman hijau dan suasana santai, sementara ruang oval l'Orangerie dirancang khusus untuk Water Lilies karya Monet.
Cara Melakukannya:
- • Berjalan-jalanlah dari timur ke barat melalui Jardin des Tuileries, mampir di kios kafe atau duduk di kursi tepi kolam.
- • Atur jadwal kunjungan ke Musée de l'Orangerie pada sore hari saat kaki Anda butuh istirahat.
- • Luangkan waktu 45–60 menit di dalam, lalu menyeberangi sungai menuju Saint-Germain.
Tips
- → Orangerie tutup pada hari Selasa (sama seperti Louvre)—jika Hari ke-3 Anda jatuh pada hari Selasa, atur ulang jadwal hari Anda atau gunakan sore hari yang fleksibel di Hari ke-4 untuk mengunjungi museum.
- → Pesan tiket dengan slot waktu untuk Orangerie saat musim liburan ramai guna menghindari antrean.
- → Jika Anda sudah lelah mengunjungi museum, lewati l'Orangerie dan nikmati saja taman serta kopi santai.
Malam
- • Le Petit Cler — Bistro lingkungan yang autentik — pesan tempat untuk pukul 19.30.
- • Pujasera Marché Saint-Germain — Berbagai kedai dengan crêpe, falafel, dan makanan Asia di bawah satu atap.
Saint-Germain-des-Prés
Inilah sisi Paris bagi para penulis dan percakapan panjang di meja bundar kecil.
Cara Melakukannya:
- • Berjalanlah menyusuri Boulevard Saint-Germain melewati Café de Flore and Les Deux Magots untuk menikmati suasananya.
- • Pesanlah makan malam di bistro kecil di jalan samping daripada langsung di boulevard.
- • Akhiri dengan segelas anggur atau hidangan penutup di kafe atau bar anggur.
Tips
- → Lakukan reservasi makan malam jauh-jauh hari untuk Jumat/Sabtu malam.
- → Simpan Google Maps di saku Anda dan biarkan diri Anda berkeliling—area ini aman dan menyenangkan untuk dijelajahi.
Montmartre, Sacré-Cœur & Kanal Saint-Martin
Pemandangan puncak bukit bergaya bohemian di pagi hari, kanal lokal dan bar di malam hari.
Pagi
Sacré-Cœur & Jalan-jalan Kecil Montmartre
Dari tangga basilika, Anda akan mendapatkan salah satu pemandangan kota Paris terbaik, dan gang-gang di belakangnya masih terasa seperti desa di atas bukit.
Cara Melakukannya:
- • Tiba pukul 09.00 di metro Anvers atau Abbesses dan berjalanlah ke atas (atau naik funikular).
- • Habiskan waktu di teras basilika, lalu berjalan-jalanlah ke belakang menuju Rue des Saules, Place du Tertre, dan jalan-jalan samping yang lebih tenang.
- • Jika Anda menyukai museum kecil, pertimbangkan Musée de Montmartre dan pemandangan kebun anggurnya.
Tips
- → Waspadalah terhadap penjual gelang di kaki tangga—katakan tidak dengan tegas dan teruslah berjalan.
- → Montmartre berbukit-bukit; kenakan sepatu dengan cengkeraman yang baik dan hindari jadwal yang terlalu padat di sini.
Sore
- • Le Consulat — Kafe sudut khas Montmartre — ramai turis namun pesonanya tak terbantahkan.
- • Hardware Société — Brunch gaya Australia dengan kopi yang luar biasa, tersembunyi di jalan Montmartre yang tenang.
Sore Hari Pilihan Anda
Pada hari ke-4, tingkat energi bervariasi. Waktu yang fleksibel mencegah kelelahan.
Cara Melakukannya:
- • Kembalilah ke lingkungan yang Anda sukai (Le Marais, Saint-Germain, Latin Quarter) dan telusuri jalan-jalan sampingnya.
- • Atau kunjungi museum lain seperti Musée d'Orsay atau Rodin Museum tergantung minat Anda.
Tips
- → Periksa hari tutup museum: Orsay (Senin), Louvre (Selasa). Catatan: Centre Pompidou ditutup untuk renovasi besar hingga 2030.
- → Jika cuaca cerah, prioritaskan kafe luar ruangan dan taman daripada menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan.
Malam
- • Chez Prune — Teras tepi kanal yang ikonik — anggur, hidangan sederhana, dan tempat utama untuk melihat orang berlalu-lalang.
- • Pink Mamma — Restoran Italia empat lantai di dekatnya — reservasi tersedia secara daring tetapi ada beberapa ruang untuk tamu tanpa reservasi; bersiaplah untuk mengantre pada waktu sibuk.
Kanal Saint-Martin
Populer di kalangan penduduk setempat setelah pulang kerja, kanal ini memiliki suasana yang lebih muda dan lebih terasa seperti lingkungan tempat tinggal dibandingkan zona turis pusat.
Cara Melakukannya:
- • Belilah perlengkapan piknik atau sebotol anggur dari toko terdekat.
- • Bergabunglah dengan penduduk setempat di dermaga pada malam yang hangat, atau pilih bar/restoran yang menghadap ke air.
Tips
- → Jaga barang berharga Anda tetap dekat di malam hari; area ini ramai tetapi, seperti kota besar lainnya, pencurian kecil bisa saja terjadi.
- → Jika Anda lelah, makan malam awal yang sederhana di sini diikuti dengan istirahat lebih awal tidak masalah—besok adalah perjalanan sehari yang besar.
Perjalanan Sehari ke Versailles & Malam di Latin Quarter
Akhiri perjalanan dengan istana kerajaan, taman formal, dan satu malam klasik Paris yang terakhir.
Pagi
Istana & Taman Versailles
Hall of Mirrors, apartemen megah, dan taman formal menunjukkan Prancis pada puncak kemewahan kerajaan yang luar biasa.
Cara Melakukannya:
- • Naik RER C ke "Versailles Château – Rive Gauche" (sekitar 45 menit dari pusat Paris).
- • Pesan tiket masuk istana tanpa antre atau tiket dengan waktu masuk tertentu terlebih dahulu.
- • Luangkan waktu setidaknya 3 jam untuk istana + area taman utama; lebih lama jika Anda ingin bersepeda/menggunakan kereta golf di sekitar area tersebut.
Tips
- → Hindari hari Senin (istana tutup) dan Selasa (sering kali sangat ramai).
- → Bawalah camilan kecil atau rencanakan untuk makan di kafe yang ada di lokasi untuk menghindari pencarian makan siang yang lama.
Lewati bagian dalam istana dan jelajahi taman (gratis di musim sepi Nov–Mar; berbayar selama pertunjukan air mancur di musim ramai) — tetap spektakuler.
Pesan tur VIP berpemandu pribadi yang mencakup area yang biasanya tertutup untuk umum, seperti apartemen pribadi Raja.
Sore
Waktu Istirahat & Berkemas
Gunakan waktu ini untuk beristirahat, berkemas, dan membeli suvenir terakhir.
Cara Melakukannya:
- • Taruh tas di hotel Anda, tidur siang sejenak, atau jalan-jalan santai di dekat akomodasi Anda.
- • Jika Anda melewatkan sesuatu sebelumnya (seperti toko buku atau toko tertentu), Anda bisa menyelipkannya di sini.
Tips
- → Periksa kembali rencana transfer bandara/kereta dan waktu untuk hari keberangkatan.
- → Ini juga waktu yang tepat untuk mencuci pakaian dengan cepat jika Anda melanjutkan perjalanan ke destinasi lain.
Malam
- • Le Comptoir du Panthéon — Bistro klasik dengan pemandangan teras Panthéon — pesanlah terlebih dahulu untuk makan malam di akhir pekan.
- • Crêperie di Rue Mouffetard — Galette gurih dari kedai pinggir jalan di salah satu jalan pasar tertua di Paris.
Jalan-jalan & Makan Malam di Latin Quarter
Energi pelajar, toko buku, dan bistro menjadikan Latin Quarter tempat klasik yang menyenangkan untuk malam terakhir.
Cara Melakukannya:
- • Berjalan-santai di sekitar Place de la Contrescarpe, Rue Mouffetard, dan jalan-jalan kecil di sekitarnya.
- • Pilih bistro atau bar anggur untuk makan malam terakhir yang santai.
- • Jika Anda masih punya tenaga, berjalanlah kembali menyeberangi Seine untuk melihat lampu-lampu kota untuk terakhir kalinya.
Tips
- → Hindari tempat-tempat dengan menu turis termurah di Rue de la Huchette; carilah bistro yang lebih kecil di jalan-jalan samping.
- → Jika Anda memiliki penerbangan pagi keesokan harinya, buatlah malam ini lebih singkat dan tetaplah berada di dekat hotel Anda.
Kedatangan & Keberangkatan: Penerbangan dan Transfer Bandara
Terbanglah ke Charles de Gaulle (CDG) atau Orly (ORY). Untuk rencana perjalanan 5 hari ini, usahakan tiba pada tengah hari di Hari ke-1 dan berangkat pada pagi hari di Hari ke-6.
Dari CDG, naiklah RER B ke pusat kota Paris (Rp 277.914 / €14). Dari Orly, naiklah Metro jalur 14 langsung ke pusat kota Paris (Rp 277.914 / €14). Bus bandara dan transfer pribadi yang dipesan sebelumnya juga tersedia. Untuk kedatangan larut malam, banyak bagasi, atau membawa anak-anak, transfer pribadi biasanya sepadan dengan biaya tambahannya.
Jika Anda melanjutkan perjalanan ke tempat lain di Prancis dengan kereta api, rencanakan malam terakhir Anda di dekat stasiun keberangkatan (Gare de Lyon, Montparnasse, dll.) untuk mempermudah pagi hari saat keberangkatan.
Tempat Menginap selama 5 Hari di Paris
Untuk perjalanan 5 hari, lokasi lebih penting daripada memiliki kamar yang luas. Fokuslah untuk menginap di pusat kota agar sebagian besar rencana perjalanan ini dapat dijangkau dalam waktu kurang dari 25 menit dengan metro atau berjalan kaki.
Lokasi terbaik untuk rencana perjalanan ini: Le Marais, Saint-Germain, Latin Quarter, dan sebagian dari arrondissement ke-1, ke-2, dan ke-7. Area-area ini memberi Anda akses mudah ke tempat-tempat wisata utama serta banyak kafe, toko roti, dan bistro.
Jika Anda memiliki anggaran yang lebih terbatas, carilah di arrondissement ke-10/ke-11 di sekitar Canal Saint-Martin atau ke-9 (South Pigalle)—Anda akan mendapatkan tarif per malam yang lebih rendah dengan hanya perjalanan metro singkat ke pusat kota.
Hindari hotel yang sangat murah di pinggiran kota atau yang memiliki ulasan buruk secara konsisten. Menghemat Rp 397.020–Rp 595.530 / €20–€30 per malam jarang sebanding dengan tambahan waktu perjalanan 40+ menit setiap harinya.
Apakah Paris Museum Pass Layak untuk 5 Hari?
Paris Museum Pass seharga Rp 1.687.335 / €85 untuk 2 hari berturut-turut, Rp 2.084.355 / €105 untuk 4 hari berturut-turut, atau Rp 2.481.375 / €125 untuk 6 hari dan mencakup 50+ museum dan monumen termasuk Louvre, Orangerie, Arc de Triomphe, Versailles, dan Musée d'Orsay.
Untuk rencana perjalanan 5 hari ini, pass 4 hari bisa sangat menguntungkan jika Anda menambahkan museum ekstra. Tiket masuk yang tercakup dalam pass untuk rencana ini adalah: Arc de Triomphe (Rp 317.616–Rp 436.722 / €16–€22), Louvre (Rp 436.722–Rp 635.232 / €22–€32), Orangerie (Rp 248.138 / €13), dan Versailles (Rp 496.275–Rp 694.785 / €25–€35) — totalnya sekitar Rp 1.508.676–Rp 2.024.802 / €76–€102 tergantung musim dan status kependudukan, dibandingkan dengan harga pass Rp 2.084.355 / €105. Jika Anda menambahkan Orsay (Rp 317.616 / €16) atau Rodin pada sore hari yang fleksibel, pass tersebut jelas menghemat uang.
Tips waktu: Aktifkan pass pada Hari ke-2 (Menara Eiffel tidak termasuk) sehingga berlaku hingga Hari ke-5 dan mencakup Versailles. Keuntungan utamanya adalah akses bebas antrean (skip-the-line) di sebagian besar lokasi — di musim ramai, ini menghemat 30–60 menit per museum.
Biayanya hampir mencapai titik impas dengan lokasi-lokasi yang termasuk dalam rencana perjalanan ini; tambahkan satu museum lagi dan biayanya akan terbayar sendiri. Akses bebas antrean adalah manfaat utamanya. Aktifkan pada Hari ke-2 untuk mencakup Hari ke-2 hingga ke-5.
Pesan Tur & Aktivitas di Paris
Pengalaman terbaik, perjalanan sehari, dan tiket bebas antrean untuk rencana perjalanan Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah 5 hari cukup untuk melihat Paris dan melakukan perjalanan sehari?
Haruskah saya mengunjungi Versailles atau melewatkannya?
Bisakah saya memindahkan kunjungan ke Versailles ke hari lain?
Apakah rencana perjalanan ini cocok untuk pengunjung pertama kali atau pengunjung yang datang kembali?
Bagaimana jika saya ingin menambahkan lebih banyak museum atau aktivitas?
Kartu transportasi apa yang sebaiknya saya beli untuk 5 hari di Paris?
Berapa anggaran yang harus saya siapkan untuk 5 hari di Paris (tidak termasuk tiket pesawat dan hotel)?
Berapa hari di Paris?
Ragu apakah 5 hari sudah pas? Berikut cakupan tiap durasi perjalanan.
- Hari 1: Menara Eiffel, Pesiar Sungai Seine & Arc de Triomphe
- Hari 2: Louvre, Tuileries, Orangerie & Saint-Germain
- Hari 3: Montmartre, Sacré-Cœur & Kanal Saint-Martin
- Hari 1: Le Marais, Pesiar Sungai Seine & Melihat Ikon Kota untuk Pertama Kalinya
- Hari 2: Menara Eiffel, Arc de Triomphe & Champs-Élysées
- Hari 3: Louvre, Tuileries, Orangerie & Saint-Germain
- Hari 4: Montmartre, Sacré-Cœur & Kanal Saint-Martin
- Hari 5: Wisata Sehari ke Versailles & Malam di Latin Quarter
- Hari 1: Le Marais, Île de la Cité & Pesiar Malam Sungai Seine
- Hari 2: Menara Eiffel, Trocadéro & Champs-Élysées
- Hari 3: Louvre, Tuileries & Musée d'Orsay
- Hari 4: Montmartre, Sacré-Cœur & Opsi Kabaret
- Hari 5: Wisata Harian ke Versailles
- Hari 6: Canal Saint-Martin, Belleville & Père Lachaise
- Hari 7: Kawasan Latin, Taman Luxembourg & Katakombe
Mengapa Anda dapat mempercayai panduan ini
35+ negara • 8 tahun menganalisis data perjalanan
Pengembang independen dan analis data perjalanan yang berbasis di Praha. Telah mengunjungi 35+ negara di seluruh Eropa dan Asia, 8+ tahun menganalisis rute penerbangan, harga akomodasi, dan pola cuaca musiman.
- Badan pariwisata resmi dan panduan pengunjung
- Data aktivitas GetYourGuide dan Viator
- Data harga Booking.com dan Numbeo
- Ulasan dan peringkat Google Maps
Metodologi: Panduan ini menggabungkan data iklim historis, pola pariwisata saat ini, dan anggaran perjalanan nyata untuk memberikan rekomendasi akurat dan dapat ditindaklanjuti untuk Paris.
Diperbarui: 20 Februari 2026
Siap memesan perjalanan Anda ke Paris?
Gunakan mitra tepercaya kami untuk menemukan penawaran terbaik.
Lebih banyak panduan Paris
Cuaca
Rata-rata iklim historis untuk membantu Anda memilih waktu terbaik untuk berkunjung.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Tips cuaca dan musim bulanan
Hal-hal yang dapat dilakukan
Atraksi utama dan tempat tersembunyi yang menarik
Tempat Menginap
Lingkungan terbaik dan rekomendasi hotel
Biaya & Anggaran
Biaya harian, tips hemat uang, dan rincian anggaran
Panduan Perjalanan Lengkap
Ringkasan lengkap destinasi