5 Hari di Paris: Itinerary Lengkap untuk Pemula
Itinerary Paris 5 hari yang realistis, mencakup Menara Eiffel, Louvre, Montmartre, Versailles, dan lingkungan terbaik di kota ini—tanpa harus terburu-buru dari satu tempat ke tempat lain. Dibuat untuk pengunjung pertama yang menginginkan ikon-ikon besar, kehidupan lokal, dan waktu untuk sekadar berkeliling.
“Nikmati cuaca yang sempurna untuk berjalan-jalan di sekitar Menara Eiffel. Juni adalah salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Paris. Ini adalah tempat yang ideal untuk liburan romantis.”
Kami membangun panduan ini menggunakan data iklim terkini, tren harga hotel, dan perjalanan kami sendiri, sehingga Anda dapat memilih bulan yang tepat tanpa menebak.
Di Halaman Ini
Sekilas Itinerary Paris 5 Hari
Peta itinerari
Untuk Siapa Itinerary Paris 5 Hari Ini
Rencana perjalanan ini cocok untuk pengunjung pertama yang menginginkan tempat klasik plus lingkungan sekitar—Menara Eiffel, Louvre, Montmartre, Versailles, ditambah Le Marais, Saint-Germain, dan Canal Saint-Martin dengan ritme yang menyisakan ruang untuk makan siang yang santai.
Perkirakan 16–20 ribu langkah pada hari-hari kunjungan museum, dengan pemberhentian di kafe yang sudah direncanakan. Kurangi satu blok atau bagi satu hari jika Anda bersama anak-anak atau lebih menyukai ritme yang lebih santai.
Le Marais, Île de la Cité & Pesiar Malam Sungai Seine
Mulailah petualangan di Paris dengan hari yang santai dengan berjalan kaki di Le Marais, pulau Notre-Dame, dan pesiar saat matahari terbenam di sungai Seine.
Pagi
Place des Vosges & Jalanan Le Marais
Place des Vosges adalah salah satu alun-alun tercantik di Paris, dan jalanan sempit di Le Marais akan memberi Anda perasaan "Saya benar-benar di Paris" dalam hitungan menit.
Cara Melakukannya:
- • Mulailah di Place des Vosges dan berkelilinglah di bawah arkade sebelum masuk ke jalan-jalan samping seperti Rue des Francs-Bourgeois dan Rue Vieille du Temple.
- • Lihat-lihatlah beberapa butik dan kafe, tapi jangan belanja berlebihan dulu—ini adalah hari orientasi Anda.
- • Jika Anda menyukai museum, Anda bisa mampir ke Musée Carnavalet (sejarah Paris, sering kali gratis) selama satu jam.
Tips
- → Nikmatilah kopi dan pastri di kafe sudut jalan daripada di kedai waralaba—Le Marais penuh dengan tempat-tempat independen.
- → Catatlah restoran-restoran yang terlihat menarik untuk malam lain; tempat-tempat tersebut cepat penuh di akhir pekan.
Sore
- • L'As du Fallafel — Falafel legendaris di Rue des Rosiers — bersiaplah untuk antrean pendek namun pelayanannya cepat.
- • Breizh Café — Crêpe gandum hitam (buckwheat) dan cider yang luar biasa di jantung Le Marais.
Eksterior Île de la Cité & Notre-Dame
Anda akan melihat tempat Paris abad pertengahan bermula dan mendapatkan pemandangan klasik Notre-Dame, meskipun restorasi masih berlanjut.
Cara Melakukannya:
- • Berjalanlah dari Le Marais menyeberangi sungai Seine menuju Île de la Cité.
- • Kelilingi area Notre-Dame untuk pemandangan sungai dan spot foto di sepanjang dermaga.
- • Berjalanlah ke Square du Vert-Galant di ujung pulau untuk perspektif yang lebih tenang di atas air.
Tips
- → Interior Notre-Dame telah dibuka kembali pada akhir 2024. Masuknya gratis dan reservasi online gratis bersifat opsional (membantu mengurangi waktu tunggu). Waspadalah terhadap situs pihak ketiga yang menjual tiket berbayar palsu. Sediakan waktu ekstra untuk antrean keamanan.
- → Hindari kios suvenir yang paling agresif tepat di depan katedral—pilihan yang lebih baik ada beberapa jalan jauhnya.
Malam
- • Les Cocottes — Bistro modern milik Christian Constant di dekat Menara Eiffel — tempat makan santai dengan hidangan klasik Prancis.
- • Jalan pasar Rue Cler — Keju, anggur, dan baguette untuk piknik di Champ de Mars.
Pelayaran Sungai Seine Malam Hari
Anda akan meluncur melewati Louvre, Musée d'Orsay, Menara Eiffel, dan banyak lagi, tanpa usaha dan dengan pemandangan maksimal.
Cara Melakukannya:
- • Pilih pelayaran saat matahari terbenam atau malam hari yang berangkat dari dekat Menara Eiffel atau Île de la Cité.
- • Antre sebelum naik untuk mendapatkan tempat di dek atas—pelayaran saat matahari terbenam biasanya menjual kursi terbaik terlebih dahulu.
- • Bawa jaket ringan meskipun di musim panas; udara di sungai menjadi cukup berangin.
Tips
- → Lewati pelayaran makan malam yang paling turistik jika Anda lebih mementingkan pemandangan daripada makanan—pilihlah pelayaran wisata biasa dan makanlah di tempat lain.
- → Jika hujan, pertimbangkan kapal tertutup dengan jendela besar alih-alih kapal tongkang atap terbuka.
Berjalanlah di dermaga bawah Seine sebagai gantinya — gratis, pemandangannya sama indahnya, dan Anda bisa menentukan kecepatan sendiri.
Pesan pelayaran makan malam dengan Bateaux-Mouches untuk pengalaman yang lebih romantis (menu mulai dari sekitar Rp 1.767.330 / €90).
Menara Eiffel, Trocadéro & Champs-Élysées
Nikmati hari Anda di Menara Eiffel dengan maksimal, lalu berjalanlah menyusuri Champs-Élysées hingga ke Arc de Triomphe.
Pagi
Kunjungan ke Menara Eiffel
Tetap menjadi pemandangan klasik Paris—terutama saat Anda menggabungkan puncak dengan lantai 2 dan pemandangan taman setelahnya.
Cara Melakukannya:
- • Pesan tiket resmi 60 hari sebelumnya untuk slot waktu pilihan Anda.
- • Jika tiket puncak habis, tiket lantai 2 atau tur grup kecil tetap layak untuk dicoba.
- • Saat turun, berjalanlah melewati Champ de Mars untuk mengambil foto ala kartu pos ke arah menara.
Tips
- → Pencopet dan penipu gelang berkumpul di dasar menara—tetaplah bergerak.
- → Jika Anda takut ketinggian, tetaplah di lantai 2—pemandangannya luar biasa dan platformnya terasa lebih luas.
Beli tiket tangga lantai 2 (Rp 290.628 / €15)—waktu tunggu lebih singkat dan pemandangan kota sudut lebar tanpa antrean puncak.
Pesan tur berpemandu akses prioritas dengan sampanye di puncak.
Sore
- • Café de l'Homme — Teras dengan pemandangan Menara Eiffel yang tak tertandingi — pesanlah terlebih dahulu.
- • Toko roti di Rue de Passy — Beli sandwich baguette dan nikmati di sepanjang esplanade Trocadéro.
Titik Pandang Trocadéro & Arc de Triomphe
Dari Trocadéro Anda mendapatkan pemandangan Eiffel sudut lebar, dan dari atap Arc Anda melihat kota yang tertata dalam garis-garis Haussmann yang sempurna.
Cara Melakukannya:
- • Berjalanlah melewati Pont d'Iéna ke arah Trocadéro dan naiki anak tangga untuk mendapatkan foto Menara Eiffel sudut lebar Anda.
- • Naik metro atau berjalan menyusuri Champs-Élysées menuju Arc de Triomphe.
- • Naiklah ke puncak Arc untuk menikmati pemandangan 360° saat golden hour.
Tips
- → Gunakan lorong bawah tanah untuk mencapai Arc—jangan pernah menyeberangi bundaran lalu lintas secara langsung.
- → Atur waktu kunjungan Anda ke Arc pada sore hari menjelang malam untuk mendapatkan pencahayaan terbaik dan menghindari kerumunan grup tur.
Berjalanlah di sepanjang poros Champs-Élysées tanpa membayar untuk atap Arc—pemandangan bulevar adalah imbalannya.
Padukan dengan momen minum sampanye saat matahari terbenam di teras Publicis Drugstore dekat Arc.
Malam
Makan Malam di Bistro
Menikmati hidangan bistro (steak-frites, duck confit, crème brûlée) adalah separuh dari pengalaman di Paris.
Cara Melakukannya:
- • Hindari restoran di bagian tersibuk Champs-Élysées—berjalanlah beberapa blok dari jalan utama.
- • Pesan tempat untuk pukul 19.30–20.00; pukul 21.00 ke atas biasanya lebih bising dan ramai.
Tips
- → Carilah menu yang ditulis tangan dan di mana orang-orang di sekitar Anda kebanyakan berbicara bahasa Prancis—itu biasanya pertanda bagus.
- → Jika Anda kelelahan, pilihlah makan malam yang lebih sederhana di brasserie dan segera beristirahat; besok adalah hari kunjungan ke museum.
Sorotan Orangerie & Louvre, Saint-Germain Apéro
Water Lilies pertama, Mona Lisa kedua—lalu bar anggur di Tepi Kiri daripada maraton museum.
Pagi
Museum Louvre
Dua ruang oval yang dibangun untuk Water Lilies karya Monet—lebih tenang daripada antrean piramida Louvre dan pemanasan terbaik sebelum museum besar.
Cara Melakukannya:
- • Pesan slot waktu Orangerie untuk pembukaan (jam 9 pagi) dan berjalanlah melalui ruang Water Lilies terlebih dahulu.
- • Berjalan-jalan di Jardin des Tuileries setelahnya—kursi di tepi kolam, kios kafe opsional.
- • Menuju ke arah Louvre dengan langkah lebih ringan untuk kunjungan sorotan yang terfokus.
Tips
- → Orangerie tutup pada hari Selasa (sama seperti Louvre)—tukar hari jika perlu.
- → Tiket Orangerie terjual habis di akhir pekan—pesan online di musim ramai.
- → Tuileries gratis dan buka sejak fajar—cadangan yang bagus saat hujan.
Sore
- • Café Marly — Teras bergaya di bawah arkade Louvre — tempat yang bagus untuk mengamati orang-orang yang lewat.
- • Aki Boulangerie (Rue Sainte-Anne) — Pastri Jepang-Prancis yang luar biasa, 10 menit berjalan kaki dari Louvre.
Museum Louvre
Dari Mona Lisa hingga Winged Victory—lintasan terkurasi melalui museum tersibuk di dunia, bukan pengepungan sehari penuh.
Cara Melakukannya:
- • Pesan tiket berwaktu terlebih dahulu untuk sore hari; masuk melalui Carrousel du Louvre jika buka.
- • Ikuti rute sorotan saja: Mona Lisa → Renaisans Italia → Barang Antik Mesir → Patung Yunani/Romawi.
- • Pergilah saat kaki Anda mulai protes—kafe-kafe Saint-Germain menghargai kepulangan yang lebih awal.
Tips
- → Tutup pada hari Selasa—tukar hari ini dengan hari lain jika diperlukan.
- → Kenakan sepatu yang nyaman; jarak di dalam lebih jauh daripada yang terlihat di peta.
Berkunjunglah pada Jumat malam pertama (gratis untuk semua setelah pukul 18.00, kecuali Juli/Agustus) atau jelajahi halaman luar secara gratis.
Pesan tur berpemandu pribadi dengan entri berwaktu yang dipimpin kurator untuk rute Louvre yang terfokus.
Malam
- • Le Petit Cler — Bistro Rue Cler di arondisemen ke-7 — perjalanan metro singkat dari Saint-Germain; pesan terlebih dahulu.
- • Pujasera Marché Saint-Germain — Berbagai kedai dengan crêpe, falafel, dan makanan Asia di bawah satu atap.
Saint-Germain-des-Prés
Kafe dan toko buku di Saint-Germain masih terasa seperti Tepi Kiri Camus dan Beauvoir—bersantailah sejenak di bar seng.
Cara Melakukannya:
- • Berjalanlah menyusuri Boulevard Saint-Germain melewati Café de Flore and Les Deux Magots untuk menikmati suasananya.
- • Pesanlah makan malam di bistro kecil di jalan samping daripada langsung di boulevard.
- • Akhiri dengan segelas anggur atau hidangan penutup di kafe atau bar anggur.
Tips
- → Lakukan reservasi makan malam jauh-jauh hari untuk Jumat/Sabtu malam.
- → Simpan Google Maps di saku Anda dan biarkan diri Anda berkeliling—area ini aman dan menyenangkan untuk dijelajahi.
Canal Saint-Martin, Pemandangan Belleville & Matahari Terbenam Montmartre
Kanal dan seni jalanan sebelum basilika di puncak bukit—ritme yang berbeda dari kunjungan Montmartre yang terburu-buru.
Pagi
Canal Saint-Martin & Seni Jalanan Belleville
Jembatan penyeberangan besi, pintu air, dan gang-gang yang dipenuhi mural—sisi Paris yang lebih muda dan lebih hidup sebelum kerumunan di puncak bukit.
Cara Melakukannya:
- • Mulai di République dan berjalan ke utara sepanjang Quai de Valmy—berhenti sejenak di jembatan penyeberangan besi untuk foto simetris.
- • Membelok ke timur ke Belleville untuk mural rue Denoyez dan kopi di Rue de Belleville.
- • Opsional: daki Parc de Belleville untuk pemandangan cakrawala gratis ke arah Menara Eiffel.
Tips
- → Minggu pagi adalah waktu paling tenang di kanal—ideal untuk berfoto tanpa keramaian brunch.
- → Beli perlengkapan piknik di sini jika Anda ingin makan siang murah di tepi air.
Sore
- • Le Consulat — Teras tepi kanal yang ikonik — anggur, hidangan sederhana, dan tempat utama untuk melihat orang berlalu-lalang.
- • Wisata toko roti Belleville — Ambil baguette dan keju untuk piknik di tepi dermaga.
Istirahat Makan Siang Canal Saint-Martin
Sore yang santai mencegah kelelahan sebelum ke Montmartre—penduduk setempat menganggap kanal sebagai ruang tamu mereka.
Cara Melakukannya:
- • Makan di teras atau piknik di dermaga.
- • Jika Anda butuh tempat teduh, jelajahi Marché couvert Beauvau di distrik Aligre (arondisemen ke-12, perjalanan metro singkat) atau tidur siang di hotel.
- • Naik Metro menuju Abbesses sekitar jam 16:00 untuk menghindari keramaian matahari terbenam di bukit.
Tips
- → Simpan barang berharga dengan aman—pencurian kecil bisa terjadi di zona bar yang sibuk.
- → Versailles adalah jadwal besok; jangan menjadwalkan terlalu banyak kegiatan hari ini.
Malam
- • Chez Prune — Kafe sudut khas Montmartre — ramai turis namun pesonanya tak terbantahkan.
- • Pink Mamma — Brunch gaya Australia dengan kopi yang luar biasa, tersembunyi di jalan Montmartre yang tenang.
Matahari Terbenam Sacré-Cœur & Montmartre
Cahaya golden hour di tangga basilika dan gang-gang belakang—Montmartre berada pada kondisi paling sinematik saat pengunjung harian telah pergi.
Cara Melakukannya:
- • Tiba pukul 17:30 untuk pemandangan teras saat kota berubah menjadi merah muda.
- • Jelajahi Rue des Saules dan Place du Tertre setelah matahari terbenam saat seniman jalanan mulai berkemas.
- • Opsional: Musée de Montmartre jika Anda ingin pemandangan kebun anggur sebelum makan malam.
Tips
- → Penipuan gelang persahabatan umum terjadi di kaki tangga—berjalanlah terus tanpa meladeni.
- → Montmartre berbukit-bukit; kenakan sepatu dengan daya cengkeram yang baik.
Perjalanan Sehari ke Versailles & Malam di Latin Quarter
Akhiri perjalanan dengan istana kerajaan, taman formal, dan satu malam klasik Paris yang terakhir.
Pagi
Istana & Taman Versailles
Hall of Mirrors, apartemen megah, dan taman formal menunjukkan Prancis pada puncak kemewahan kerajaan yang luar biasa.
Cara Melakukannya:
- • Naik RER C ke "Versailles Château – Rive Gauche" (sekitar 45 menit dari pusat Paris).
- • Pesan tiket masuk istana dengan waktu yang ditentukan secara online—antrean langsung bisa melebihi satu jam di musim puncak.
- • Luangkan waktu setidaknya 3 jam untuk istana + area taman utama; lebih lama jika Anda ingin bersepeda/menggunakan kereta golf di sekitar area tersebut.
Tips
- → Hindari hari Senin (istana tutup) dan Selasa (sering kali sangat ramai).
- → Bawalah camilan kecil atau rencanakan untuk makan di kafe yang ada di lokasi untuk menghindari pencarian makan siang yang lama.
Lewati bagian dalam istana dan jelajahi taman (gratis di musim sepi Nov–Mar; berbayar selama pertunjukan air mancur di musim ramai) — tetap spektakuler.
Pesan tur VIP berpemandu pribadi yang mencakup area yang biasanya tertutup untuk umum, seperti apartemen pribadi Raja.
Sore
Waktu Istirahat & Berkemas
Gunakan waktu ini untuk beristirahat, berkemas, dan membeli suvenir terakhir.
Cara Melakukannya:
- • Taruh tas di hotel Anda, tidur siang sejenak, atau jalan-jalan santai di dekat akomodasi Anda.
- • Jika Anda melewatkan sesuatu sebelumnya (seperti toko buku atau toko tertentu), Anda bisa menyelipkannya di sini.
Tips
- → Periksa kembali rencana transfer bandara/kereta dan waktu untuk hari keberangkatan.
- → Ini juga waktu yang tepat untuk mencuci pakaian dengan cepat jika Anda melanjutkan perjalanan ke destinasi lain.
Malam
- • Le Comptoir du Panthéon — Bistro klasik dengan pemandangan teras Panthéon — pesanlah terlebih dahulu untuk makan malam di akhir pekan.
- • Crêperie di Rue Mouffetard — Galette gurih dari kedai pinggir jalan di salah satu jalan pasar tertua di Paris.
Jalan-jalan & Makan Malam di Latin Quarter
Energi pelajar, toko buku, dan bistro menjadikan Latin Quarter tempat klasik yang menyenangkan untuk malam terakhir.
Cara Melakukannya:
- • Berjalan-santai di sekitar Place de la Contrescarpe, Rue Mouffetard, dan jalan-jalan kecil di sekitarnya.
- • Pilih bistro atau bar anggur untuk makan malam terakhir yang santai.
- • Jika Anda masih punya tenaga, berjalanlah kembali menyeberangi Seine untuk melihat lampu-lampu kota untuk terakhir kalinya.
Tips
- → Hindari tempat-tempat dengan menu turis termurah di Rue de la Huchette; carilah bistro yang lebih kecil di jalan-jalan samping.
- → Jika Anda memiliki penerbangan pagi keesokan harinya, buatlah malam ini lebih singkat dan tetaplah berada di dekat hotel Anda.
Kedatangan & Keberangkatan: Penerbangan dan Transfer Bandara
Terbang ke Charles de Gaulle (CDG) atau Orly (ORY). Untuk rencana perjalanan 5 hari ini, usahakan untuk tiba malam sebelum Hari ke-1 (ideal) atau siang hari pada Hari ke-1 — jika Anda mendarat saat makan siang, batasi Hari ke-1 hanya untuk Le Marais dan pelayaran Seine. Berangkat pada pagi hari ke-6.
Dari CDG: RER B ke pusat kota Paris (Rp 274.918 / €14), atau rute bus seperti 350/351 atau 9517 — layanan langsung RoissyBus yang lama telah berakhir. Dari ORY: Metro jalur 14, Trem T7 + opsi bus, Orlyval + RER, atau transfer pribadi yang dipesan sebelumnya — layanan langsung OrlyBus yang lama telah berakhir. Untuk kedatangan larut malam, banyak bagasi atau anak-anak, transfer pribadi biasanya sepadan dengan biaya tambahan.
Jika Anda melanjutkan perjalanan ke tempat lain di Prancis dengan kereta api, rencanakan malam terakhir Anda di dekat stasiun keberangkatan (Gare de Lyon, Montparnasse, dll.) untuk mempermudah pagi hari saat keberangkatan.
Tempat Menginap selama 5 Hari di Paris
Untuk perjalanan 5 hari, lokasi lebih penting daripada memiliki kamar yang luas. Fokuslah untuk menginap di pusat kota agar sebagian besar rencana perjalanan ini dapat dijangkau dalam waktu kurang dari 25 menit dengan metro atau berjalan kaki.
Lokasi terbaik untuk rencana perjalanan ini: Le Marais, Saint-Germain, Latin Quarter, dan sebagian dari arrondissement ke-1, ke-2, dan ke-7. Area-area ini memberi Anda akses mudah ke tempat-tempat wisata utama serta banyak kafe, toko roti, dan bistro.
Jika Anda memiliki anggaran yang lebih terbatas, carilah di arrondissement ke-10/ke-11 di sekitar Canal Saint-Martin atau ke-9 (South Pigalle)—Anda akan mendapatkan tarif per malam yang lebih rendah dengan hanya perjalanan metro singkat ke pusat kota.
Hindari hotel yang sangat murah di pinggiran kota atau dengan ulasan yang buruk secara konsisten. Menghemat Rp 392.740–Rp 589.110 / €20–€30 per malam jarang sebanding dengan tambahan waktu perjalanan 40+ menit setiap hari.
Apakah Paris Museum Pass Layak untuk 5 Hari?
Paris Museum Pass seharga Rp 1.669.145 / €85 untuk 2 hari berturut-turut, Rp 2.061.885 / €105 untuk 4 hari berturut-turut, atau Rp 2.454.625 / €125 untuk 6 hari dan mencakup 50+ museum dan monumen termasuk Louvre, Orangerie, Arc de Triomphe, Versailles, dan Musée d'Orsay.
Untuk rencana perjalanan 5 hari ini, pass 4 hari bisa sangat menguntungkan jika Anda menambahkan museum ekstra. Tiket masuk yang tercakup dalam pass untuk rencana ini adalah: Arc de Triomphe (Rp 314.192–Rp 432.014 / €16–€22), Louvre (Rp 432.014–Rp 628.384 / €22–€32), Orangerie (Rp 245.463 / €13), dan Versailles (Rp 490.925–Rp 687.295 / €25–€35) — totalnya sekitar Rp 1.492.412–Rp 2.002.974 / €76–€102 tergantung musim dan status kependudukan, dibandingkan dengan harga pass Rp 2.061.885 / €105. Jika Anda menambahkan Orsay (Rp 314.192 / €16) atau Rodin pada sore hari yang fleksibel, pass tersebut jelas menghemat uang.
Tips waktu: Aktifkan pass pada Hari ke-2 (Menara Eiffel tidak termasuk) sehingga berlaku hingga Hari ke-5 dan mencakup Versailles. Reservasi waktu tetap berlaku di Louvre, Versailles, Orangerie, Sainte-Chapelle, dan menara Notre-Dame — pesan slot saat Anda membeli pass.
Hampir mencapai titik impas biaya dengan situs-situs yang termasuk dalam rencana perjalanan ini; tambahkan satu lagi museum yang tercakup dan pass ini akan menguntungkan. Aktifkan pada Hari ke-2 untuk mencakup Hari ke-2–5.
Pesan Tur & Aktivitas di Paris
Pengalaman terbaik, perjalanan sehari, dan tiket bebas antrean untuk rencana perjalanan Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Mengapa Hari ke-1 tidak dimulai di Menara Eiffel?
Apakah 5 hari cukup untuk melihat Paris dan melakukan perjalanan sehari?
Haruskah saya mengunjungi Versailles atau melewatkannya?
Bisakah saya memindahkan kunjungan ke Versailles ke hari lain?
Apakah rencana perjalanan ini cocok untuk pengunjung pertama kali atau pengunjung yang datang kembali?
Bagaimana jika saya ingin menambahkan lebih banyak museum atau aktivitas?
Kartu transportasi apa yang sebaiknya saya beli untuk 5 hari di Paris?
Berapa anggaran yang harus saya siapkan untuk 5 hari di Paris (tidak termasuk tiket pesawat dan hotel)?
Berapa hari di Paris?
Ragu apakah 5 hari sudah pas? Berikut cakupan tiap durasi perjalanan.
- Hari 1: Menara Eiffel, Pesiar Sungai Seine & Arc de Triomphe
- Hari 2: Louvre, Tuileries, Orangerie & Saint-Germain
- Hari 3: Montmartre, Sacré-Cœur & Kanal Saint-Martin
- Hari 1: Le Marais, Pesiar Sungai Seine & Melihat Ikon Kota untuk Pertama Kalinya
- Hari 2: Menara Eiffel, Arc de Triomphe & Champs-Élysées
- Hari 3: Sorotan Orangerie & Louvre, Saint-Germain Apéro
- Hari 4: Canal Saint-Martin, Pemandangan Belleville & Matahari Terbenam Montmartre
- Hari 5: Wisata Sehari ke Versailles & Malam di Latin Quarter
- Hari 1: Le Marais, Île de la Cité & Pesiar Malam Sungai Seine
- Hari 2: Menara Eiffel, Trocadéro & Champs-Élysées
- Hari 3: Louvre, Tuileries & Musée d'Orsay
- Hari 4: Montmartre, Sacré-Cœur & Opsi Kabaret
- Hari 5: Wisata Harian ke Versailles
- Hari 6: Canal Saint-Martin, Belleville & Père Lachaise
- Hari 7: Kawasan Latin, Taman Luxembourg & Katakombe
Mengapa Anda dapat mempercayai panduan ini
35+ negara • 8 tahun menganalisis data perjalanan
Pengembang independen dan analis data perjalanan yang berbasis di Praha. Telah mengunjungi lebih dari 35 negara di Eropa dan Asia, dengan pengalaman lebih dari 8 tahun dalam menganalisis rute penerbangan, harga akomodasi, dan pola cuaca musiman.
- Dewan Pariwisata Resmi dan Panduan Wisatawan
- Data aktivitas GetYourGuide dan Viator
- Data harga Booking.com dan Numbeo
- Ulasan dan peringkat Google Maps
Metodologi: Panduan ini menggabungkan data iklim historis, pola pariwisata saat ini, dan anggaran perjalanan nyata untuk memberikan rekomendasi akurat dan dapat ditindaklanjuti untuk Paris.
Diperbarui: 1 Juni 2026
Siap memesan perjalanan Anda ke Paris?
Gunakan mitra tepercaya kami untuk menemukan penawaran terbaik.
Lebih banyak panduan Paris
Cuaca
Rata-rata iklim historis untuk membantu Anda memilih waktu terbaik untuk berkunjung.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Tips cuaca dan musim bulanan
Hal-hal yang dapat dilakukan
Atraksi utama dan tempat tersembunyi yang menarik
Tempat Menginap
Lingkungan terbaik dan rekomendasi hotel
Biaya & Anggaran
Biaya harian, tips hemat uang, dan rincian anggaran
Panduan Perjalanan Lengkap
Ringkasan lengkap destinasi