Hal Terbaik yang Bisa Dilakukan di Paris: Panduan bagi Pemula
"Merencanakan perjalanan ke Paris? April adalah saat cuaca terbaik dimulai — sempurna untuk jalan-jalan panjang dan menjelajah tanpa keramaian. Ini adalah tempat yang ideal untuk liburan romantis."
Kami membangun panduan ini menggunakan data iklim terkini, tren harga hotel, dan perjalanan kami sendiri, sehingga Anda dapat memilih bulan yang tepat tanpa menebak.
Di Halaman Ini
Jawaban Singkat: Jangan Lewatkan 5 Hal Ini
Jika Anda hanya memiliki beberapa hari di Paris, prioritaskan pengalaman-pengalaman berikut:
Menara Eiffel saat Matahari Terbenam
Pesan tiket puncak 60 hari sebelumnya dan incar slot waktu yang mencakup saat matahari terbenam agar Anda bisa melihat kota di siang hari dan saat lampu-lampu mulai menyala.
Tur Sorotan Utama Louvre
Lakukan rute terfokus selama 2–3 jam: Mona Lisa, Venus de Milo, Winged Victory, lalu berjalanlah melewati Tuileries saat golden hour.
Matahari Terbit di Montmartre + Sacré-Cœur
Datanglah sebelum jam 8 pagi untuk menikmati tangga dan pemandangan panorama sendirian sebelum bus-bus tur berdatangan.
Pesiar Sungai Seine
Cara termudah untuk melihat monumen-monumen utama sekaligus—pilihlah pesiar malam hari untuk suasana terbaik dan pemandangan Menara Eiffel yang berkelap-kelip.
Setengah Hari di Le Marais
Jelajahi halaman dalam yang tersembunyi, butik vintage, galeri seni, dan nikmati falafel terbaik di Paris di Rue des Rosiers.
Apa Saja yang Harus Dilakukan di Paris (Tanpa Merasa Kewalahan)
Paris memiliki ratusan museum, monumen, dan lingkungan—Anda tidak bisa mengunjungi semuanya dalam satu perjalanan. Panduan ini dirancang untuk pengunjung pertama kali yang menginginkan perpaduan antara ikon kota, kehidupan lokal, kuliner, dan beberapa tempat yang kurang dikenal.
Alih-alih memberikan 100 ide sekaligus, kami telah mengurasi 21 hal terbaik yang dapat dilakukan di Paris, dikelompokkan berdasarkan jenisnya, lengkap dengan catatan jujur tentang apa yang layak dikunjungi di waktu Anda yang terbatas dan apa yang bisa Anda lewatkan.
1. Objek Wisata Utama yang Wajib Anda Lihat
Tempat-tempat ini menjadi ikon karena suatu alasan. Kuncinya adalah mengunjunginya dengan cerdas agar Anda tidak menghabiskan seluruh perjalanan Anda dalam antrean.
Menara Eiffel
Masih menjadi pemandangan Paris yang paling menakjubkan, terutama di malam hari saat menara ini berkelap-kelip selama 5 menit setiap jam tepat.
Cara Melakukannya:
- • Pesan tiket resmi secara daring 60 hari sebelumnya pada tengah malam waktu Paris; slot untuk ke puncak ludes dalam hitungan jam untuk periode April–Oktober.
- • Jika sudah habis terjual, pertimbangkan tur berpemandu dengan akses prioritas melalui penjual pihak ketiga.
- • Gunakan tangga ke lantai 2 jika kondisi fisik Anda cukup bugar—ini lebih cepat daripada menunggu lift dan Anda menghemat Rp 99.255 / €5.
Tips:
- → Lewati penjual suvenir tepat di bawah menara—barang dengan kualitas lebih baik tersedia di jalan-jalan samping dengan harga setengahnya.
- → Waspadai pencopet di sisi Trocadéro dan di dekat antrean lift.
- → Menara ini berkelap-kelip selama 5 menit setiap jam setelah matahari terbenam—rencanakan sesi foto Anda dengan tepat.
Museum Louvre
Selain Mona Lisa, Louvre adalah perjalanan melintasi 5.000 tahun sejarah seni di bawah satu atap yang megah.
Cara Melakukannya:
- • Pesan tiket masuk berwaktu secara daring; datanglah 30–45 menit lebih awal.
- • Masuklah melalui Carrousel du Louvre atau Porte des Lions untuk menghindari antrean panjang di Piramida (saat dibuka).
- • Pilih maksimal 1–2 sayap untuk satu kali kunjungan. Kombinasi cerdas: Denon Wing (Mona Lisa + Renaisans Italia) → Sully Wing (Barang Antik Mesir).
Tips:
- → Unduh aplikasi Louvre untuk rute sorotan berpemandu mandiri yang memakan waktu 2,5 jam.
- → Ruangan Mona Lisa selalu ramai; lihatlah pertama kali pada pukul 09.00 atau setelah pukul 19.00 pada malam hari saat buka hingga larut.
- → Kenakan sepatu yang nyaman—Anda akan berjalan lebih dari 5 km di dalam museum.
Arc de Triomphe
Naiki 284 anak tangga untuk menikmati pemandangan panorama 360° ke arah Champs-Élysées dan seluruh Paris.
Cara Melakukannya:
- • Akses melalui terowongan bawah tanah dari metro Champs-Élysées (JANGAN mencoba menyeberangi lalu lintas bundaran).
- • Sebagian besar pengunjung menaiki 284 anak tangga spiral; lift dikhususkan bagi pengunjung dengan keterbatasan mobilitas.
- • Waktu matahari terbenam terasa ajaib saat lampu-lampu kota mulai menyala dan Menara Eiffel mulai berkelap-kelip.
Tips:
- → Lewatkan belanja di Champs-Élysées (harga jebakan turis)—cukup berjalan kaki di sana untuk menikmati pemandangan dan suasananya.
- → Padukan dengan jalan-jalan santai di Parc Monceau di dekatnya untuk menikmati ruang hijau yang lebih tenang.
Katedral Notre-Dame
Dibuka kembali pada Desember 2024 setelah kebakaran tahun 2019—mahakarya Gotik yang telah direstorasi dengan kaca patri yang memukau dan menara kembar yang ikonik.
Cara Melakukannya:
- • Masuk ke katedral gratis; pesan slot waktu gratis di situs web atau aplikasi resmi jika Anda ingin waktu tunggu yang lebih singkat.
- • Tanpa reservasi, Anda masih bisa ikut antrean langsung, tetapi antrean selama 60–120 menit adalah hal yang lumrah di musim ramai.
- • Untuk menara lonceng, beli tiket berbayar dengan waktu tertentu (sekitar Rp 317.616 / €16) di situs resmi monumen; slot terbatas.
Tips:
- → Hanya gunakan situs web/aplikasi resmi Notre-Dame—situs mana pun yang menjual 'tiket berbayar' untuk interior katedral adalah penipuan.
- → Menara ini memiliki 424 anak tangga dan tidak ada lift—pemandangannya luar biasa, tetapi tidak untuk semua orang.
- → Padukan dengan kunjungan ke Sainte-Chapelle di dekatnya jika Anda menginginkan pengalaman kaca patri kedua yang bahkan lebih memukau.
Sacré-Cœur & Montmartre
Pemandangan panorama dari titik tertinggi di Paris, ditambah suasana desa bukit bohemian dengan para seniman, kafe, dan jalanan berbatu.
Cara Melakukannya:
- • Dakilah bukit lebih awal (07.00–08.00) untuk menyaksikan matahari terbit dari tangga basilika sebelum kerumunan datang.
- • Jelajahi jalan-jalan belakang di balik Place du Tertre untuk merasakan suasana desa yang lebih autentik.
- • Berjalanlah turun melalui Rue des Abbesses untuk menemukan kafe-kafe yang luar biasa dan dinding Je T'aime yang unik.
Tips:
- → Hindari penipuan gelang di dasar tangga—katakan 'non merci' dengan sopan dan teruslah berjalan.
- → Seniman potret di Place du Tertre mematok harga terlalu tinggi; jika Anda menginginkan seni, kunjungi Musée de Montmartre sebagai gantinya.
- → Funicular seharga 1 tiket metro; tangga gratis dan lebih indah pemandangannya.
2. Museum Kelas Dunia (Selain Louvre)
Paris memiliki beberapa karya seni terbaik di dunia—inilah tempat yang bisa dikunjungi setelah Anda melihat Mona Lisa.
Musée d'Orsay
Mahakarya Impresionis (Monet, Renoir, Van Gogh, Degas) di dalam stasiun kereta api bergaya Beaux-Arts yang menakjubkan.
Cara Melakukannya:
- • Pesan tiket masuk dengan slot waktu secara daring untuk menghindari antrean tiket.
- • Mulailah dari lantai teratas (Impresionis) dan lanjutkan ke bawah—pencahayaan terbaik ada di atas sana.
- • Kamis malam adalah rahasia warga lokal: lebih sedikit turis, pencahayaan galeri yang hangat, dan suasana yang berbeda.
Tips:
- → Kafe museum ini memiliki salah satu langit-langit terbaik di Paris—layak untuk disinggahi sambil minum kopi.
- → Padukan dengan berjalan kaki menyeberangi sungai Seine menuju Tuileries dan Orangerie.
Musée de l'Orangerie
Water Lilies karya Monet dipajang di dua ruangan oval yang dirancang oleh sang seniman sendiri—sebuah pengalaman yang hampir meditatif.
Cara Melakukannya:
- • Museum kecil di Tuileries Garden—sangat pas untuk persinggahan seni yang terfokus.
- • Ruangan Water Lilies berada di lantai atas; luangkan waktu untuk duduk dan meresapinya.
- • Lantai bawah memiliki karya-karya awal abad ke-20 yang luar biasa (Renoir, Cézanne, Matisse).
Tips:
- → Tutup hari Selasa (sama seperti Louvre)—atur jadwal Anda jika ingin mengunjungi keduanya dalam satu perjalanan.
- → Datanglah lebih awal atau lebih lambat untuk kunjungan yang lebih tenang dan kontemplatif.
- → Padukan dengan jalan-jalan di Tuileries dan makan siang di Angelina's untuk menikmati cokelat panas yang ikonik.
Musée Rodin
Patung-patung karya Rodin (The Thinker, The Kiss) di sebuah rumah mewah yang indah dengan taman mawar yang menakjubkan.
Cara Melakukannya:
- • Tiket khusus taman (Rp 99.255 / €5) memungkinkan Anda melihat The Thinker dan Gates of Hell tanpa harus masuk ke dalam museum.
- • Jika Anda mengunjungi museum ini, jangan lewatkan patung The Kiss dan Balzac.
- • Taman-tamannya adalah salah satu yang paling romantis di Paris—sangat cocok untuk piknik atau beristirahat.
Tips:
- → Lewati saja jika Anda tidak menyukai seni patung—tamannya sendiri memang indah, tetapi museumnya sangat spesifik.
- → Invalides dan Makam Napoleon yang berada di dekatnya hanya berjarak 5 menit berjalan kaki.
3. Jalan-jalan di Lingkungan Sekitar & Sisi Lokal Paris
Setelah Anda melihat ikon-ikon utamanya, Paris adalah tentang menjelajahi lingkungan sekitar dan menemukan halaman-halaman tersembunyi secara tidak sengaja.
Jalan-jalan Sore di Le Marais
Jalan-jalan bersejarah, butik mode, warisan Yahudi, galeri, dan beberapa tempat terbaik untuk mengamati orang (people-watching) di Paris.
Tips:
- → Toko-toko dan galeri tutup pada hari Sabtu (Sabat Yahudi) tetapi hari Minggu sangat ramai.
- → Falafel terbaik? L'As du Fallafel memiliki antrean panjang, tetapi Miznon di seberang jalan sama enaknya tanpa perlu menunggu.
Rute yang disarankan:
- Mulailah di Place des Vosges—alun-alun terencana tertua di Paris dengan arkade dan simetri.
- Berjalanlah melewati Rue des Rosiers (kawasan Yahudi) untuk mencicipi L'As du Fallafel atau Chez Marianne.
- Jelajahi halaman dalam yang tersembunyi dan toko-toko vintage di sepanjang Rue Vieille du Temple.
- Akhiri dengan minuman di sekitar Rue des Archives atau bar gay di Rue Sainte-Croix de la Bretonnerie.
Piknik di Canal Saint-Martin
Hal paling khas Paris yang bisa Anda lakukan—beli makanan dari pasar, duduk di tepi kanal bersama warga lokal, dan saksikan matahari terbenam.
Cara Melakukannya:
- • Beli perlengkapan piknik di Marché des Enfants Rouges (pasar tertutup tertua di Paris).
- • Pergilah ke Canal Saint-Martin dan cari tempat di dermaga atau jembatan penyeberangan besi.
- • Warga lokal berkumpul di sini pada Jumat malam—terutama saat musim semi/panas ketika cuacanya bagus.
Tips:
- → Bawa sebotol anggur dari cave (toko anggur) terdekat dan sehelai selimut.
- → Rue de Marseille dan Rue Beaurepaire di dekatnya memiliki toko-toko independen dan kafe yang menarik.
Menjelajahi Buku di Latin Quarter
Energi mahasiswa, jalan-jalan abad pertengahan yang sempit, toko buku Shakespeare & Company, dan suasana Left Bank yang autentik.
Tips:
- → Shakespeare & Company sangat kecil dan sering penuh sesak—datanglah di pagi hari atau sore hari di hari kerja.
- → Latin Quarter memiliki banyak restoran jebakan turis; pilihlah tempat-tempat yang direkomendasikan penduduk setempat atau pergilah sedikit menjauh dari jalan-jalan utama.
Rute yang disarankan:
- Mulailah di Shakespeare & Company—toko buku berbahasa Inggris yang ikonik (masuk gratis).
- Berjalanlah menyusuri Rue de la Huchette (hindari restoran-restoran yang biasa saja).
- Jelajahi Panthéon (Rp 258.063 / €13) atau sekadar kagumi bagian luarnya.
- Akhiri di Jardin du Luxembourg untuk menikmati matahari terbenam di halaman istana.
4. Pengalaman Makan & Minum yang Layak Dicoba
Anda tidak butuh bintang Michelin untuk makan enak di Paris. Fokuslah pada pengalaman-pengalaman utama ini.
Makan Malam Bistro Tradisional
Hidangan klasik Prancis (steak-frites, boeuf bourguignon, crème brûlée) di ruangan yang ramai dengan penduduk setempat dan taplak meja kotak-kotak.
Cara Melakukannya:
- • Pesan tempat untuk pukul 19:30–20:00 untuk merasakan suasana makan malam warga lokal (pukul 21:00+ suasana menjadi lebih bising dan lebih banyak turis).
- • Cari menu tulisan tangan, ruangan kecil, serta perpaduan antara warga lokal dan turis.
- • Hindari tempat-tempat dengan menu bergambar atau calo di luar yang mengajak Anda masuk.
Tips:
- → Bistro klasik yang direkomendasikan: Chez Paul (Bastille), Le Comptoir du Relais (Saint-Germain), Bistrot Paul Bert (arondisemen ke-11).
- → Anggur dalam botol karafe adalah standar dan terjangkau—mintalah 'une carafe de rouge'.
- → Biaya layanan sudah termasuk; bulatkan nominalnya atau tinggalkan Rp 99.255–Rp 198.510 / €5–€10 untuk layanan yang memuaskan.
Croissant & Kopi di Boulangerie Asli
Croissant yang kaya rasa mentega dari toko roti Prancis yang asli adalah pengalaman Paris yang tidak boleh dilewatkan.
Cara Melakukannya:
- • Carilah tanda 'Artisan Boulanger' (sebutan yang dilindungi secara hukum untuk menjamin kualitas).
- • Pesan 'un croissant au beurre et un café' di konter.
- • Berdirilah di bar atau duduklah di luar jika ada teras—jangan berharap untuk berlama-lama selama berjam-jam.
Tips:
- → Tempat-tempat terbaik: Du Pain et des Idées (ke-10), Blé Sucré (ke-12), Mamiche (ke-9).
- → Croissant adalah menu sarapan; menjelang siang biasanya sudah tidak segar lagi—pergilah sebelum jam 11 pagi.
- → Perdebatan pain au chocolat vs chocolatine: di Paris, namanya adalah pain au chocolat.
Mencicipi Keju & Anggur
Prancis menyajikan keju dan anggur lebih baik daripada tempat mana pun—pelajari alasannya dengan sesi mencicipi berpemandu.
Cara Melakukannya:
- • Kunjungi fromagerie (toko keju) berkualitas seperti Fromagerie Laurent Dubois atau Androuet.
- • Mintalah rekomendasi dan pasangkan dengan sebotol anggur dari cave terdekat.
- • Banyak toko menawarkan sesi mencicipi mini atau Anda dapat memesan pengalaman mencicipi formal di bar anggur.
Tips:
- → Papan keju klasik Prancis meliputi: Camembert, Comté, Roquefort, chèvre.
- → Jangan simpan keju di lemari es—biarkan mencapai suhu ruangan sebelum dimakan.
- → Bar anggur di Saint-Germain dan Marais menawarkan paduan rasa yang luar biasa tanpa kesan berlebihan.
5. Hal-hal Gratis yang Bisa Dilakukan di Paris
Paris bisa jadi mahal, tetapi beberapa pengalaman terbaik di sini tidak memakan biaya sama sekali.
Matahari Terbenam di Tangga Sacré-Cœur
Matahari terbenam yang panoramik dengan musisi jalanan, warga lokal, dan salah satu pemandangan gratis terbaik di Eropa.
Cara Melakukannya:
- • Datanglah satu jam sebelum matahari terbenam untuk mendapatkan tempat yang bagus di tangga.
- • Bawalah camilan atau anggur (warga lokal sering melakukannya).
- • Tetaplah di sana untuk melihat matahari terbenam dan Menara Eiffel yang berkelap-kelip di kejauhan.
Tips:
- → Hindari penjual gelang di kaki bukit—tolak dengan sopan dan teruslah berjalan.
- → Funikular seharga 1 tiket metro; tangga gratis dan pemandangannya lebih indah.
Jardin du Luxembourg
Taman terindah di Paris dengan latar belakang istana, halaman rumput yang tertata rapi, air mancur, dan Medici Fountain.
Cara Melakukannya:
- • Masuk dari Boulevard Saint-Michel atau Rue de Vaugirard.
- • Kursi tersedia gratis—ambil satu dan bersantailah di halaman rumput layaknya warga lokal.
- • Anak-anak akan menyukai taman bermain dan kapal layar mainan di air mancur.
Tips:
- → Hindari kafe di dalam yang harganya terlalu mahal—bawalah bekal piknik atau beli makanan dari Rue Mouffetard di dekatnya.
- → Musim semi (April–Mei) terasa ajaib dengan hamparan bunga yang bermekaran.
Pemakaman Père Lachaise
Pemakaman yang indah namun mencekam dengan makam-makam tokoh terkenal (Jim Morrison, Oscar Wilde, Chopin, Édith Piaf).
Cara Melakukannya:
- • Unduh peta atau gunakan Google Maps untuk menemukan makam-makam terkenal tersebut.
- • Masuk melalui gerbang utama di Boulevard de Ménilmontant.
- • Jelajahi jalanan berbatu—suasananya lebih terasa seperti taman daripada pemakaman.
Tips:
- → Makam Oscar Wilde dipenuhi dengan bekas ciuman lipstik (sekarang penghalang kaca mencegah hal ini).
- → Datanglah pada pagi hari di hari kerja untuk kunjungan yang tenang dan kontemplatif.
6. Pemandangan & Spot Foto Terbaik
Spot-spot yang Instagrammable selain sekadar selfie di depan Menara Eiffel.
Foto Menara Eiffel dari Trocadéro
Foto klasik Menara Eiffel dengan bingkai yang sempurna—pilih waktu matahari terbit atau terbenam untuk pencahayaan terbaik.
Cara Melakukannya:
- • Naik Metro ke Trocadéro, lalu berjalanlah ke esplanade di antara dua sayap Palais de Chaillot.
- • Cahaya terbaik: saat matahari terbit (pukul 06.00–07.00, tidak ada kerumunan) atau golden hour sebelum matahari terbenam.
- • Pagi hari di hari kerja biasanya sepi; akhir pekan mulai ramai pada pukul 10.00.
Tips:
- → Hindari orang-orang yang menjual miniatur Menara Eiffel—itu ilegal dan Anda bisa tertipu.
- → Air mancur Trocadéro beroperasi di musim panas—atur waktu foto Anda saat air mancurnya menyala.
Jalan Santai di Tepi Sungai Seine (Pont des Arts ke Notre-Dame)
Berjalan-jalanlah di sepanjang tepian Sungai Seine yang paling ikonik—bouquinistes (penjual buku), jembatan-jembatan, dan pemandangan klasik Paris.
Rute yang disarankan:
- Mulailah di Pont des Arts (bekas 'jembatan gembok cinta').
- Berjalanlah ke arah timur menyusuri Tepi Kanan (Right Bank) melewati Louvre dan Pont Neuf.
- Menyeberanglah ke Île de la Cité dan Notre-Dame.
- Paling bagus saat golden hour (1–2 jam sebelum matahari terbenam).
7. Perjalanan Sehari yang Mudah dari Paris
Jika Anda memiliki waktu 4 hari atau lebih di Paris, perjalanan sehari sangatlah layak dilakukan. Berikut adalah dua pilihan terbaiknya.
Istana & Taman Versailles
Istana kerajaan yang sangat megah dengan Hall of Mirrors dan salah satu taman formal termegah di Eropa.
Cara Melakukannya:
- • Naik RER C dari Paris ke stasiun Versailles Château – Rive Gauche (35 menit, Rp 50.620 / €2,55 sekali jalan / Rp 101.240 / €5,1 pulang-pergi).
- • Pesan tiket masuk istana dengan slot waktu secara online 1–2 minggu sebelumnya untuk musim ramai.
- • Sediakan waktu setidaknya 3 jam: 2 jam untuk istana, 1 jam lebih untuk taman.
- • Hanya Selasa–Minggu (tutup hari Senin).
Tips:
- → Hindari kerumunan di area istana saja dengan menjelajahi Marie Antoinette's Estate dan Grand Trianon.
- → Bawalah bekal piknik untuk di taman—kafe di lokasi harganya terlalu mahal dan rasanya biasa saja.
- → Air mancur menyala pada sore hari di akhir pekan selama musim panas (Musical Fountains Show)—sangat layak untuk disesuaikan dengan jadwal Anda.
Giverny (Taman Monet)
Berjalanlah menyusuri taman asli dan kolam teratai yang menginspirasi mahakarya Monet.
Cara Melakukannya:
- • Naik kereta dari Gare Saint-Lazare ke Vernon (50 menit), lalu bus antar-jemput ke Giverny (20 menit).
- • Beli tiket taman secara online atau di pintu masuk (jarang habis terjual kecuali bulan Mei).
- • Musim semi (April–Mei) untuk tulip dan wisteria; musim panas (Juni–Juli) untuk bunga teratai yang sedang mekar sempurna.
Tips:
- → Pergilah pada hari kerja jika memungkinkan—akhir pekan biasanya dipadati bus wisata.
- → Padukan dengan makan siang di Vernon atau desa Giverny (menawan namun ramai turis).
8. Pengalaman Malam Hari & Kehidupan Malam
Paris di malam hari sungguh ajaib—mulai dari kapal pesiar sungai hingga klub jazz.
Pesiar Sungai Seine saat Matahari Terbenam
Lihat Louvre, Notre-Dame, Menara Eiffel yang diterangi lampu dari atas air—cara termudah untuk melihat semua ikon tersebut sekaligus.
Cara Melakukannya:
- • Pesan pelayaran yang berangkat 30–60 menit sebelum matahari terbenam untuk mendapatkan pencahayaan terbaik.
- • Bateaux-Mouches dan Vedettes de Paris keduanya menawarkan nilai yang sepadan.
- • Pelayaran makan malam harganya 2x lipat dan makanannya biasa saja—pilihlah pelayaran wisata berdurasi 1 jam.
Tips:
- → Pesan secara daring sebelumnya untuk mendapatkan diskon 10–20%.
- → Menara Eiffel berkelap-kelip di awal setiap jam setelah gelap—atur waktu pelayaran Anda untuk menyaksikannya.
Klub Jazz di Saint-Germain
Paris memiliki kancah jazz legendaris yang sudah ada sejak tahun 1920-an—rasakan pengalamannya di klub bawah tanah yang intim.
Cara Melakukannya:
- • Le Caveau de la Huchette (tarian swing, jazz live) atau Café Laurent (jazz modern).
- • Pertunjukan biasanya dimulai sekitar pukul 9:30–10 malam; datanglah lebih awal untuk mendapatkan meja.
- • Kode berpakaian adalah smart casual—tidak boleh memakai celana pendek atau sandal jepit.
Tips:
- → Minuman memang mahal tetapi sudah termasuk dalam suasananya—siapkan anggaran Rp 198.510–Rp 297.765 / €10–€15 per koktail.
- → Le Caveau menjadi sangat panas dan ramai di akhir pekan—hari kerja suasananya lebih santai.
Cara Menghabiskan Hari Pertama
Menara Eiffel, Pesiar Sungai Seine & Arc de Triomphe
Hal Terbaik yang Dapat Dilakukan di Paris Berdasarkan Minat
Pasangan & Bulan Madu
- Menara Eiffel saat matahari terbenam
- Pesiar malam sungai Seine
- Jalan-jalan saat matahari terbit di Montmartre
- Piknik di taman Musée Rodin
- Makan malam di bistro klasik
Keluarga dengan Anak-anak
- Taman bermain Jardin du Luxembourg
- Pesiar sungai Seine (anak-anak menyukai kapal)
- Menara Eiffel (pesan tiket ke puncak untuk faktor 'wow')
- Cité des Sciences (museum sains)
- Jardin d'Acclimatation (taman hiburan)
Wisatawan Hemat
- Semua museum gratis (hari Minggu pertama setiap bulan)
- Tangga Sacré-Cœur saat matahari terbenam
- Piknik di Canal Saint-Martin
- Melihat-lihat buku di Latin Quarter
- Tur jalan kaki gratis (berbasis tip)
Pencinta Seni & Budaya
- Louvre (luangkan waktu 4+ jam)
- Museum d'Orsay
- Museum Orangerie
- Museum Rodin
- Museum Picasso (Marais)
Tips Praktis untuk Berwisata di Paris
Pesan "Tiga Besar" Terlebih Dahulu
Menara Eiffel, Louvre, dan Versailles semuanya ludes terjual saat musim ramai. Pesan secara daring 2–4 minggu sebelumnya untuk musim semi/gugur, 4–6 minggu untuk musim panas. Tiket puncak Menara Eiffel dirilis 60 hari sebelumnya pada tengah malam waktu Paris.
Kelompokkan Tempat Wisata Berdasarkan Lingkungan
Jangan berkeliling kota secara acak. Kunjungi Menara Eiffel + Seine + Trocadéro + Musée Rodin dalam satu rute (semuanya di arondisemen ke-7). Hari lain: Louvre + Tuileries + Orangerie + Seine (semuanya di arondisemen ke-1). Hemat waktu metro dan lihat lebih banyak hal.
Hindari Penipuan di Sekitar Tempat Wisata Utama
Penipuan gelang di Sacré-Cœur, penipuan petisi di dekat Louvre, dan permainan sulap gelas (cup-and-ball) di dekat Trocadéro sangat umum terjadi. Tolak dengan sopan dan teruslah berjalan. Jangan pernah menandatangani petisi (ini adalah modus penipuan kartu kredit).
Gunakan Museum Pass Jika Anda Mengunjungi 4+ Museum
Paris Museum Pass (Rp 1.687.335 / €85 untuk 2 hari, Rp 2.084.355 / €105 untuk 4 hari, Rp 2.481.375 / €125 untuk 6 hari) mencakup 60+ museum dan monumen termasuk Louvre, Orsay, Orangerie, Versailles, Arc de Triomphe, dan Rodin. Kartu ini sangat menguntungkan jika Anda mengunjungi 4+ situs utama. Jika tidak, belilah tiket satuan.
Kebanyakan Museum Tutup Satu Hari Per Minggu
Louvre: Selasa. Orsay: Senin. Versailles: Senin. Rencanakan minggu Anda dengan baik agar Anda tidak membuang waktu berdiri di depan pintu yang tertutup.
Tur dan Tiket Populer
Pengalaman teratas, perjalanan sehari, dan tiket lewati antrean.
Tempat Menginap
Lingkungan terbaik dan rekomendasi hotel
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa hari yang Anda butuhkan di Paris untuk melihat pemandangan utamanya?
Apa yang sebaiknya saya lewatkan di Paris?
Apakah Paris mahal bagi turis?
Apa hal nomor 1 yang harus dilakukan di Paris bagi pengunjung pertama?
Apakah tiket jalur cepat (skip-the-line) layak dibeli di Paris?
Haruskah saya naik ke atas Menara Eiffel atau cukup mengaguminya dari bawah?
Apakah perjalanan sehari ke Versailles benar-benar sepadan?
Apa saja hal paling romantis yang bisa dilakukan di Paris untuk pasangan?
Aktivitas Lain di Sekitar
Mengapa Anda dapat mempercayai panduan ini
35+ negara • 8 tahun menganalisis data perjalanan
Pengembang independen dan analis data perjalanan yang berbasis di Praha. Telah mengunjungi 35+ negara di seluruh Eropa dan Asia, 8+ tahun menganalisis rute penerbangan, harga akomodasi, dan pola cuaca musiman.
- Badan pariwisata resmi dan panduan pengunjung
- Data aktivitas GetYourGuide dan Viator
- Data harga Booking.com dan Numbeo
- Ulasan dan peringkat Google Maps
Metodologi: Panduan ini menggabungkan kurasi ahli, data resmi dari badan pariwisata, ulasan pengguna, dan tren pemesanan nyata untuk memberikan rekomendasi jujur dan dapat diterapkan untuk Paris.
Diperbarui: 20 Februari 2026
Siap memesan perjalanan Anda ke Paris?
Gunakan mitra tepercaya kami untuk menemukan penawaran terbaik untuk aktivitas, hotel, dan penerbangan.
Lebih banyak panduan Paris
Cuaca
Rata-rata iklim historis untuk membantu Anda memilih waktu terbaik untuk berkunjung.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Tips cuaca dan musim bulanan
Tempat Menginap
Lingkungan terbaik dan rekomendasi hotel
Biaya & Anggaran
Biaya harian, tips hemat uang, dan rincian anggaran
Panduan Lengkap Paris
Ringkasan, informasi praktis, rincian anggaran, dan itinerari.